Banyumas Raya

Grab launching aplikasi Ayo Mudik buat masyarakat Indonesia yg hendak bepergian ke kampung halamannya selama periode mudik lebaran tahun ini. Aplikasi ini yaitu aplikasi yg dikembangkan oleh Kudo, sebuah perusahaan rintisan berbasis teknologi yg yaitu bagian dari Grab.
- Mitra GrabBike dapat bisa KPR dari BTN, DP Rp 4 juta & cicilan Rp 48.000/hari
- Kemenhub sediakan fasilitas taksi online bagi Asian Games 2018
- Bank Mandiri beri kredit bunga 7 persen buat 1.000 UMKM rekanan GrabFood
- Grab kerja sama dengan polisi ungkap masalah driver rampok dan cabuli penumpang
- Tuntut kenaikan tarif, 500 sopir taksi online geruduk kantor pengelola
- KPPU awasi Grab usai akuisisi Uber cegah ancaman monopoli
Aplikasi Ayo Mudik yaitu sebuah aplikasi terpadu yg menyajikan keterangan tempat atau lokasi yg dibutuhkan oleh pemudik selama melakukan perjalanannya. Aplikasi ini berbasis peta yg mampu menyajikan keterangan mengenai lokasi posko mudik insidentil dari berbagai mitra yg ada.
Para pemudik mulai mendapatkan kemudahan dalam memperoleh berbagai keterangan seperti lokasi posko mudik terdekat, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, bengkel, masjid, ATM, info bencana serta info dahulu lintas terkini.
“Salah sesuatu hal terpenting yg dibutuhkan oleh para pemudik adalah ketersediaan keterangan mengenai jalur mudik, fasilitas yg ada di sepanjang jalur mudik serta keterangan titik kemacetan yg berpotensi memperpanjang durasi perjalanan mudik,” jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.
Sejauh ini, kata dia, akses keterangan mutakhir dan lengkap bagi mudik masih sulit buat diperoleh. Terlebih, tak terintegrasi dengan baik.
“Maka, hal tersebut yg mendasari ide diluncurkannya kembali aplikasi Ayo Mudik dalam menyambut periode mudik lebaran tahun ini,” ungkapnya melalui informasi resmi kepada Merdeka.com, Rabu (13/6).
Beragam keterangan yg mampu diakses melalui aplikasi ini juga yaitu hasil kerja sama dengan berbagai mitra dari Kementerian Indonesia, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, BMKG, Pertamina, Jasa Marga, Kepolisian RI, operator telekomunikasi, perusahaan penyedia jasa dan produk internet dan lainnya. [faz]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

