Banyumas Raya

— Perkembangan teknologi yg semakin pesat ibarat menjadi beberapa sisi mata uang yg tidak terpisahkan.
Di sesuatu sisi, teknologi mampu mempermudah hidup manusia. Di sisi yang lain teknologi jugalah yg justru merusak tatanan hidup masyarakat.
Hal ini membuat CEO Apple Tim Cook turut berkomentar.
Menurut dia, pemerintah harus memiliki regulasi khusus yg mengatur teknologi agar tidak berimbas negatif kepada masyarakat. Apalagi ketika ini isu privasi dan data menjadi sebuah hal yg patut dilindungi.
“Kita seluruh harus jujur dan kalian harus mengakui bahwa apa yg kami lakukan tak berhasil. Teknologi perlu diatur. Sekarang ada terlalu banyak contoh bahwa tak adanya regulasi mengakibatkan kerusakan besar pada masyarakat,” ungkap Cook.
Ia pun mengambil contoh aturan GDPR yg berlaku di wilayah Eropa. Aturan ini, menurutnya, mampu ditiru dan diterapkan oleh parlemen buat wilayah Amerika Serikat.
Baca juga: Facebook Kehilangan 1 Juta Pengguna Karena Aturan Baru Internet GDPR
“Eropa lebih berhasil. Regulasi GDPR adalah sebuah langkah yg benar. Kami sangat menganjurkan regulasi ini. Saya tak melihat adanya jalan yang lain ketika ini,” lanjutnya.
Dikutip Tekno dari The Verge, Kamis (25/4/2019), pada kesempatan yg sama, bos Apple ini juga menyampaikan bahwa perusahaan yg tengah ia pimpin juga bertanggung jawab buat melindungi privasi serta data pengguna.
Ia juga menyampaikan bahwa Apple ketika ini tak terafiliasi dengan organisasi politik tertentu atau tengah mendanai kandidat politik mana pun.
Cook mengungkapkan bahwa dirinya sangat menolak seandainya Apple terlibat dalam urusan politik tertentu.
Baca juga: Facebook dan Twitter Perketat Iklan Berbau Politik
“Apple mungkin satu-satunya perusahaan besar atau salah sesuatu dari sedikit perusahaan yg tak memiliki political action committee (komite aksi politik). Saya menolak memilikinya karena itu memang tak seharusnya ada,” ungkap Cook.
“Perusahaan tak menyumbangkan apa pun kepada kandidat politik,” katanya.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

