Banyumas Raya

– Rumor soal ponsel tekuk Samsung Galaxy X akan menyeruak sejak awal tahun ini. CEO Samsung, DJ Koh, pun mengindikasikan ponsel tersebut bakal hadir pada 2019 mendatang.
Saat ini penggodokan desain selalu dilakukan. Samsung pun sudah mendaftarkan paten teknologi layar tekuknya pada 5 Juli 2018 lalu.
Berdasarkan paten tersebut, Samsung tampaknya mulai memperlakukan layar bagian atas dan bagian bawah sebagai beberapa panel terpisah. Layar bawah mengambil porsi 60 persen dan layar atas 40 persen.
Ketika ponsel ditekuk, layar bawah mulai otomatis mati dan cuma layar atas yg beroperasi. Mekanisme ini dimungkinkan sensor yg dapat mendeteksi bengkokan, sudut pandang, serta kecepatan gerakannya.
Paten ponsel tekuk Samsung Galaxy XSelain itu, sensor terpisah juga dapat mendeteksi sejauh mana pengguna mencengkeram bagian belakang ponsel. Ketika pengguna tidak menyentuh bagian belakang, secara otomatis ponsel tidak mulai menekuk.
Secara fungsional, layar yg mulai lebih banyak beroperasi adalah yg bagian atas. Ketika ponsel standby dan cuma memamerkan jam, yg bakal nyala adalah layar bagian atas.
Paten ponsel tekuk Samsung Galaxy XTerlepas dari pembagian fungsi antara layar atas dan bawah, pengguna dapat memanfaatkan keduanya sekaligus dan memperlakukannya sebagai sesuatu layar, sebagaimana dihimpun Tekno, Rabu (18/7/2018), dari PhoneArena.
Meski bocoran ini berasal dari paten yg didaftarkan Samsung, mampu jadi teknologinya berkembang saat Galaxy X benar-benar dirilis. Ponsel itu digadang-gadang hadir di ajang CES 2019 mendatang. Kita tunggu saja.
Baca juga: Beredar Penampakan Smartphone Tekuk Samsung Galaxy X
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

