Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

– Semenjak Huawei masuk daftar hitam bisnis dan perdagangan Amerika Serikat, di China akan berkembang wacara bagi melakukan aksi balasan berupa pemblokiran terhadap iPhone, yg memang diproduksi di Negeri Tirai Bambu.
Namun, bos Huawei sendiri, Ren Zhengfei rupanya tak setuju dengan langkah semacam itu. Dia mengemukakan pendapatnya dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg awal minggu ini.
“Itu tidak mulai terjadi. Kalaupun terjadi, aku yg pertama mulai protes,” ujar Ren yg yaitu pelopor Huawei. “Apple adalah guru saya, pimpinan. Sebagai murid, apakah aku mulai melawan guru?” imbuh dia.
Baca juga: Bos Huawei Mengaku Suka Beli iPhone
Ren agaknya ingin berhati-hati menyikapi hubungan dengan Amerika Serikat dalam konteks perang dagang dengan China, juga Apple yg banyak mempekerjakan warga China.
Ren mengaku kagum dengan Apple lantaran berhasil membangun ekosistem besar seputar iPhone. Sebelumnya dia bahkan mengaku suka membeli iPhone bagi keluarganya ketika berada di luar China.
Huawei sendiri mengalami pemutusan kerja sama dari sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Google dan ARM, juga didepak dari aliansi Wi-Fi, setelah dimasukkan dalam daftar hitam bernama entity list oleh pemerintah AS.
Perusahaan yg bemarkas di Shenzen, China itu pun tidak dapat memperoleh akses hardware maupun software dari perusahaan AS, atau yg memiliki keterkaitan seperti ARM (Inggris) dan Panasonic (Jepang).
Masalah tersebut, menurut Ren, sebelumnya sempat diantisipasi pada pertengahan 2018, ketika sanksi serupa dibebankan oleh ZTE dan AS. Huawei pun menimbun chip dan komponen yang lain buat dapat tetap menjalankan bisnisnya, tetapi pasokan ini cuma mulai bertahan selama tiga bulan.
Baca juga: 8 Fakta Penangguhan Lisensi Android Ponsel Huawei
Selain dituding menjalankan kegiatan mata-mata buat pemerintah China, Huawei turut diduga mencuri kekayaan intelektual dari sejumlah perusahaan teknologi jenis Cisco dan Motorola.
Tuduhan ini dibantah oleh Ren yg menyampaikan bahwa penguasaan teknologi Huawei berada di atas perusahan-perusahaan AS, dan merasa tidak perlu menjual produk ke AS, sebagaimana dirangkum Tekno dari Bloomberg, Rabu (29/5/3019).
“AS tak pernah membeli produk dari kami,” katannya. “Bahkan kalau AS ingin membeli produk kita di masa depan, mungkin aku tidak mulai mau jual ke mereka. Tak perlu ada negosiasi.”
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...