Asian Games 2018, Telkomsel Maksimalkan Kecepatan Internet Hingga 960 Mbps

oleh -440 Dilihat

Banyumas Raya

Telkomsel mengumumkan percepatan kesiapan infrastruktur jaringan buat mendukung Asian Games 2018 yg mulai berlangsung pada 18 Agustus-2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

BERITA TERKAIT
  • Menanti gebrakan TCASH pada Juni 2018
  • TCASH gelorakan Ramadan #JadiBaik
  • Layanan internet 4G kini dapat diakses di Pulau Sebira

Seiring kesiapan jaringan di event tersebut, Telkomsel juga menghadirkan teknologi Time Division Duplexing (TDD) Massive Multiple Input Multiple Output (MIMO) bagi mampu melayani keramaian di titik prioritas penting dengan lebih baik.

Maka, anak usaha Telkom Indonesia ini pun memaksimalkan 30 MHz frekuensi TDD 2.3 GHz sebagai bagian dari strategi Multi-Band LTE. Melalui frekuensi ini, Telkomsel bisa mengimplementasikan teknologi terkini TDD Massive MIMO yg memungkinkan BTS 4G mengirim dan menerima lebih dari sesuatu sinyal data secara bersamaan dalam kanal radio yg sama sehingga bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan LTE.

Teknologi TDD Massive MIMO mulai mampu meningkatkan kecepatan dan efisiensi spektrum, sehingga semakin banyak pelanggan yg mulai mampu merasakan kecepatan maksimum LTE pada ketika bersamaan di suatu lokasi,” ujar Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan dalam informasi persnya di Jakarta, Kamis (31/5).

“Total kecepatan yg bisa dirasakan oleh dua pelanggan secara bersamaan di suatu lokasi nantinya bisa mencapai 960 Mbps,” tambah dia.

Bob juga berujar bahwa ketika ini kesiapan Telkomsel dari aspek jaringan buat mendukung Asian Games 2018 mencapai hampir 90 persen. Dalam waktu dekat, Telkomsel langsung menyiagakan ratusan base transceiver station(BTS) buat melayani kebutuhan komunikasi publik di 175 titik prioritas utama.

Kami berupaya semaksimal mungkin agar persiapan ini bisa secepatnya rampung terutama di titik-titik vital arena pertandingan maupun lokasi keramaian publik yg ada di Jabotabek, Jawa Barat, dan Palembang, kata Bob.

Telkomsel membagi kategori lokasi dukungan infrastruktur menjadi tiga bagian, yakni arena pertandingan, lokasi di luar arena pertandingan, dan lokasi penyangga pertandingan.

Terdapat 51 titik arena pertandingan yg di antaranya berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, dan Stadion Jakabaring Palembang.

Sementara itu, 59 titik lokasi di luar arena pertandingan yg juga mendapat perhatian bagi pengamanan jaringan di antaranya adalah media center, broadcast center, serta tempat penginapan atlet dan jurnalis.

Sedangkan 65 titik lokasi penyangga pertandingan yg diidentifikasi mulai menjadi tempat keramaian publik antara yang lain bandara dan pusat perbelanjaan. [ara]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.