Banyumas Raya
– Kerubungan penonton yg hadir tiba-tiba terkejut kala pengemudi Honda Brio putih-hitam menggeber mobilnya kencang-kencang. Suara deru knalpot segera menguasai seisi arena BlackAuto Battle di Phinisi Point, Makassar, Sabtu (4/8/2018).
Suasana semakin seru ketika knalpot mobil drag racing tersebut mengepulkan asap ke udara. Penonton yg hadir sontak semakin bergairah. “Terus, geber terus,” teriak salah seorang penonton di pinggir arena kontes.
Boy Prabowo selaku Ketua Penyelenggara BlackAuto Battle pun ikut bersemangat pada kontes muffler itu. “Ajang besar-besaran suara knalpot ini lumayan menarik animo penonton ya,” ujarnya sambil terkekeh.
Tak cuma itu, kompetisi dyno test yg bertempat di sebelah kiri panggung penting juga tidak kalah menarik antusias warga Makassar yg hadir. Apalagi ketika final di kelas Free for All (FFA) berlangsung. Suasana semakin memanas.
Pada final tersebut BMW M4 putih punya Alex Hamdani berhasil menjadi juara setelah mobilnya bisa mencatatkan angka 378 horsepower (HP) di layar skor. Mobilnya mengalahkan Mitsubishi Evo bercat abu-abu yg cuma menghasilkan tenaga 254 HP.
Pada kelas dyno test lainnya, yakni Forced Induction (FI), Alex Hamdani kembali menguasai jalannya pertandingan. Kali ini giliran Subaru WRX STI miliknya yg menjadi juara dengan mencatatkan angka sebesar 344 HP.
Dengan begini, Alex berhasil menyabet beberapa juara sekaligus sebagai Master of FFA Class dan Master of Max 4 Cyl Forced Induction Class.
Boy pun mengapresiasi peserta kontes yg telah memeriahkan BlackAuto Battle di Kota Daeng ini.
“Makassar selaku pewakilan Indonesia Timur aku kira telah melebihi ekspektasi ya. Hal ini terbukti dari penuhnya kuota yg kita sediakan. Total ada 76 unit mobil. Kalau enggak dibatasi mungkin ada ratusan yg mau ikut,” katanya.
Boy juga mengaku bahwa mobil-mobil yg dikonteskan hari itu cukup unik dan bervariasi.
“Kualitas mobilnya bagus-bagus, misal tadi ada BMW M4, Subaru WRX, ada mobil drag racing juga, overall mobil-mobil di Sulawesi unik,” tambahnya lagi.
Mulai dari klasik sampai street racing
Tak cuma mobil macam drag racing saja yg berhasil menyita perhatian pengunjung. Ada juga mobil klasik seperti Volkswagen Dakota Single Cab tahun 1981 yg terus dikerumuni sepanjang acara berlangsung.
“Kalau VW Kodok atau Combi telah banyak tersebar, tetapi kalau VW Dakota ini cuma ada sesuatu di Sulawesi. Mungkin itu yg bagi mobil ini kelihatan unik ya,” ujar sang pemilik, Achied kepada di sela-sela acara.
Achied mengaku mobil miliknya ini berjenis restomod atau restorasi modifikasi. Ia mengumpulkan berbagai komponen mobil dan menyatukannya sehingga tampak original. Tak tanggung-tanggung, ia mencari ragam bagian mobil sampai ke Amerika Selatan.
“Sebagian besar bahannya diimpor dari Brasil. Terus bagi pintu depan itu dari Thailand. Semua aku lakukan supaya mobil ini tetap kelihatan asli. Salah sesuatu caranya juga mempertahankan warna kaleng atau rusty tanpa dempul dan cat,” tambahnya.
Memang dalam hal modifikasi, cat mobil memainkan peran yg cukup vital. Bagian tersebut selain dapat membuat mobil tampil lebih menawan, juga mampu menjadi kunci kemenangan pada dua kategori di BlackAuto Battle.
Hal tersebutlah yg disadari oleh Rama, pemilik mobil Honda Jazz street racing keluaran 2011. Ia sengaja memberikan warna hitam solid pada body mobilnya karena ia mengincar gelar The King of Black.
“The King of Black ini ‘kan kontes khusus bagi mobil yg berwarna hitam ya. Jadi memang aku sengaja meng-custom body kit warna hitam buat mengincar gelar tersebut,” ungkap Rama.
Selain warna cat mobil yg menjadi perhatiannya, ia juga menambahkan unsur motorized pada eksterior dan interiornya. Motorized sendiri yaitu sebuah sistem otomatis buat menggerakkan komponen dengan motor (dinamo).
“Komponen engsel pintu, kap, sampai air suspension telah aku motorized dengan sistem android. Jadi segala bagian tersebut dapat digerakkan lewat telepon genggam,” ujar pria yg menghabiskan total Rp 350 juta bagi modifikasi mobilnya ini.
Tak sia-sia, begitulah kata yg pantas mewakili perjuangan Rama di ajang BlackAuto Battle Makassar 2018. Kuda besi miliknya itu berhasil meraih gelar The King of Black.
Selain itu, Honda Jazz tersebut juga mendapatkan juara pada dua kategori seperti Best Solid Paint, Best Street Racing Undercarriage, Best Street Racing Interior, Best Street Racing Audio Design, dan Best Street Racing.
Sang juara lainnya
Semakin malam acara semakin seru. Penonton yg hadir pun tampak semakin memadati Phinisi Point terutama pada arena perlombaan Black Out Loud. Pada perlombaan itu, ada beberapa kategori bergengsi yg dikompetisikan, yakni sound pressure level (SPL) dan sound quality level (SQL).
Tercatat ada 10 unit mobil pada masing-masing kelas buat memperebutkan posisi teratas. Namun, uniknya sang juara dari kedua kategori tersebut berasal dari tim yg sama, yakni Edy Variasi.
Pada kelas SQL, Avanza silver tahun 2009 punya Edy keluar menjadi juara setelah mobilnya berhasil menjadi raja audio dengan nilai 286,1 desibel (db). Sedangkan itu, bagi kelas SPL, Honda Jazz 2011 RS miliknya berhasil meraih skor 148,6 db pada pertandingan final.
Saat ditanya mengenai kiat menjadi juara, Edy dengan rendah hati mengungkapkan bahwa ia selalu menerus belajar. “Terus belajar saja dan jangan menyerah buat mengutak-atik setting-an audio,” ungkap pria yang berasal Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini.
Sementara itu, bagi kategori The Champ sebagai juara umum pada rangkaian BlackAuto Battle Makassar, diraih oleh Honda Jazz 2008 tipe S punya Adi Battala dari klub Surya Auto Custom. Selain menjadi The Champ, mobil yg menghabiskan biaya Rp 200 juta bagi modifikasi ini juga berhasil menggaet 15 kategori lainnya.
“Bersyukur menjadi The Champ. Untuk modifikasi sendiri, aku mengusung konsep elegan. Sebagian besar eksterior dan interior mobil juga memakai motorized android, kemudian buat mesin aku pasangkan turbo,” ujar pria yg memerlukan waktu tiga bulan buat merombak Honda Jazz-nya.
Dengan selesainya pengumuman buat seluruh pemenang, maka tuntas juga ajang BlackAuto Battle di Makassar. Untuk seri selanjutnya, Solo (6 Oktober) dan Surabaya (1-2 Desember) bersiap menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini.
Untuk keterangan lainnya mengenai BlackAuto Battle, silakan masuk ke halaman www.blackxperience.com dan rasakan sensasi pertempuran “The Unstoppable Battle” berikutnya.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

