Banyumas Raya

Seoul – Bisnis semikonduktor adalah salah sesuatu kekuatan pendorong keuntungan Samsung, tetapi chipset seluler Exynos-nya jarang kelihatan di perangkat pabrikan lainnya. Sampai sekarang, Meizu menjadi satu-satunya klien dengan smartphone 15 Plus terbarunya.
Reuters melaporkan, Samsung kini tengah berbicara dengan ZTE dan produsen smartphone lainnya bagi akan memasok mereka dengan prosesor mobile Exynos, buat menandingi kompetitornya, Qualcomm dengan chipset andalannya Snapdragon.
Kepala Pengembang Chip Logika Samsung System LSI Inyup Kang menyampaikan bahwa perusahaan berbicara kepada segala OEM. “Klien eksternal lainnya yg mulai menerima pasokan chip Samsung baru mulai diumumkan di awal tahun depan,” kata Kang yg juga mantan eksekutif Qualcomm itu.
Pencarian buat klien baru tiba tepat setelah ZTE dilarang membeli produk Qualcomm oleh Pemerintah AS karena dianggap sudah melanggar embargo perdagangan dan mengimpor perangkat yg didukung Snapdragon ke Iran dan Korea Utara.
Meski demikian, sampai sekarang Samsung mengklarifikasi belum ada kesepakatan yg tercapai dan seluruh OEM diperlakukan sama.
Samsung berada jauh di belakang Qualcomm dan Apple dalam produksi SoC mobile, tapi solusi bagi memakai chip in-house menolong perusahaan mengembangkan bisnis smartphone, termasuk peningkatan 27 persen dalam pengiriman bagi System LSI.
Karena pasar smartphone melambat, Samsung juga berharap bagi akan mengirimkan chip 5G ke industri otomotif, di mana Audi dilaporkan mulai menjadi klien pertama mereka.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

