Banyumas Raya

San Francisco – Penjualan smartphone 5G di AS diperkirakan mulai melampaui 5 juta unit pada 2019 karena operator meningkatkan jaringan 5G dan portofolio perangkat mereka, menurut Counterpoint Research.
Penjualan smartphone 5G global mulai mencapai 22 juta unit, menurut perkiraan. Secara keseluruhan, AS mulai memimpin pasar dalam penjualan smartphone 5G, diikuti oleh China.
Berbicara tentang penjualan di AS, Jeff Fieldhack, Direktur Riset Counterpoint Research mengatakan, “Saat ini, penjualan smartphone 5G terbatas karena LG V50 dan Samsung S10 5G adalah satu-satunya perangkat yg tersedia. MmWave yg mendukung Samsung S10 5G adalah eksklusif bagi Verizon sampai akhir Juni, tapi segala operator penting sudah meluncurkannya sekarang. H2 2019 mulai melihat peningkatan tajam dalam penjualan smartphone 5G karena operator memperluas cakupan mereka dan lebih banyak perangkat 5G diluncurkan. Perluasan dalam perangkat mmWave mulai menjadi kunci bagi pertumbuhan karena konsumen mulai melihat kecepatan dramatis meningkat dari LTE.”
Kecuali bagi Apple, seluruh OEM besar seperti Samsung, LG, Motorola, ZTE, dan OnePlus mulai menjual 5G smartphone di H2 2019. Fieldhack menambahkan, “Kami yakin Apple tak mulai memiliki iPhone berkemampuan 5G tersedia hingga 2020. Jika Apple sudah launching Perangkat 5G tahun ini, kita yakin bahwa ukuran pasar AS buat 5G setidaknya 60 persen lebih tinggi dari perkiraan ketika ini. “
Analis Riset, Maurice Klaehne mengatakan, “Awalnya kita pikir mulai ada konsentrasi tinggi penjualan smartphone 5G di mana ada cakupan 5G. Namun, penelitian kalian memamerkan bahwa smartphone 5G sedang dibeli di semua negeri. Tren ini kemungkinan mulai meningkat sebagai konsumen mencari bukti masa depan pembelian mereka buat dua tahun ke depan.”
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

