Banyumas Raya

Jakarta – Penggagas password komputer, Fernando Corbato, dilaporkan meninggal dunia dalam usia 93 tahun.
Mengutip Engaget, pria yg karib disapa Corby itu meninggal pada 12 Juli 2019 di Newburyport, Massachusetts, AS, akibat komplikasi diabetes.
Corby yg yaitu peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), adalah orang yg pertama kali menciptakan konsep password dengan memasukan kata kunci buat melindungi akun pengguna, ketika ia merancang Compatible Time-Sharing System (CTSS).
Sistem ini memungkinkan dua orang memakai sesuatu komputer di ketika yg bersamaan. Password rancangan Corby menjadi cikal bakal keamanan digital modern yg kemudian diterapkan secara meluas.
Model penggunaan bersamaan lewat sistem CTSS memangkas waktu tunggu respon komputer dari berjam-jam menjadi dua detik saja.
Tak cuma itu saja jasa Corby di dunia komputer. Dia juga merancang berbagai konsep yg kini umum ditemukan di perangkat komputasi modern, seperti sistem file berbasis jenjang hierarki (HFS).
Corby turut dikenal lewat ‘Corbato’s Law’, yg menyampaikan bahwa para programer mulai menulis jumlah kode yg sama di waktu yg sama, tak peduli bahasa pemrograman apa yg digunakan.
Meski menemukan password untuk melindungi akun pengguna, Corby menyadari bahwa sistem ini sekarang menemui kendala kepraktisan karena banyaknya akun online yang mengharuskan login dengan kata kunci.
Aneka kata kunci itu idealnya dibuat berbeda antara sesuatu dengan yg lain, lantas semuanya mesti diingat pengguna. Akibat hal ini, Corby sendiri sempat menyebut banyaknya password untuk login itu ibarat sebuah ‘mimpi buruk’.
Password juga rentan dicuri dan disalahgunakan sehingga belakangan ada upaya industri buat memakai metode keamanan alternatif, seperti pengenalan identitas berbasis biometrik atau kunci hardware fisik.
Meski demikian, tentu saja Corby tetap berjasa atas serangkaian kontribusinya yg menjadi bagian dari pondasi komputasi modern.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

