Banyumas Raya

Jakarta – Game yg diadaptasi dari buku Harry Potter karya JK Rowling, yakni Harry Potter: Wizards Unite, resmi diluncurkan di AS pada Jumat (21/6/2019).
Harry Potter: Wizards Unite dikembangkan oleh Niantic Inc, yg tersohor dengan Pokemon GO, bekerja sama dengan Warner Bros selaku pemegang izin bagi mengembangkan konten hiburan Harry Potter.
Meski baru saja diluncurkan pada Jumat, sejumlah orang di AS telah dapat mengunduh Harry Potter: Wizards Unite sejak Kamis (20/6/2019).
Sementara hingga Sabtu dini hari WIB (22/6/2019), Harry Potter: Wizards Unite telah masuk Google Play Store di Indonesia, namun, tertulis informasi ‘Pra-Registrasi’ di game tersebut.
Harry Potter: Wizards Unite memakai teknologi augmented reality (AR), sama seperti Pokemon GO. Berbasis peta Google Maps, pemain dapat menemukan karakter Harry Potter di layar mereka ketika mengarahkan smartphone ke titik tertentu.
Pemain mulai menjadi anggota baru satuan tugas Statute of Secrecy dan mengungkap misteri di dunia sihir melalui artefak sambil mengeluarkan mantra. Mereka dapat menemukan karakter yg selama ini muncul di film Harry Potter dan seri Fantastic Beasts and Where to Find Them.
“Anda mulai melihat karakter dan artefak kesukaan, apakah itu Topi Seleksi, Buckbeak atau bahkan Harry Potter dan Newt Scamander,” kata Jonathan Knight, kepala studio Warner Bros Game San Francisco, seperti dilansir Reuters.
Harry Potter: Wizards Unite juga memiliki cerita-cerita yg baru mulai terungkap setelah pemain berhasil mengumpulkan bahan-bahan bagi membuat ramuan dan menggunakannya.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

