Banyumas Raya

Tiap orangtua milik cara masing-masing bagi mengajarkan anak-anaknya berpuasa, ada juga yg mengajarkan di umur masih belia. Hal ini yg juga dikerjakan Armand Maulana kepada putri semata wayangnya, Naja Dewi Maulana.
- Artis-artis jadul Indonesia banting setir setelah meredup
- Tinggalkan dunia persilatan, Lasmini kini jadi MC dan pengusaha
- Putri-putri Disney mampir di RALPH BREAKS THE INTERNET: WRECK-IT RALPH 2
- Libur wajib militer, Taeyang Big Bang dan Min Hyo Rin kencan di cafe
- Emma Bunton kembali ke studio dan merekam lagu solonya!
- Gisella anastasia buat cara jitu asuh gempi agar tidak rewel: distract sama mainan
Beruntung, penyanyi Armand Maulana milik anak yg pintar, lantaran berpuasa hingga magrib berkumandang. Padahal sang anak masih terbilang belum diwajibkan berpuasa alias belum baligh.
“Paling cara menerapkan puasa ke anak ya dengan contoh. Alhamdulillah anak aku karena dari DNA kali ya, dari SD telah puasa full padahal dahulu tuh dia suka jam 3 udah terlihat lemas gitu dan aku bilang, ‘sudah dek batalin aja kalau ga kuat, kamu gak wajib kok’. Dia kan juga belum baligh, tetapi dia tetep aja berhasil sampe magrib,” ucap Armand Maulana ketika dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6).

Memang suami Dewi Gita ini mengaku telah sejak dari usia lima tahun telah menjalankan ibadah puasa dari terbit matahari hingga terbenam. Makanya, dia tidak heran seandainya sang anak mengikuti jejaknya, seperti ungkapan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
“Alhamdulillah dari umur lima tahun aku udah terbiasa buka puasa pas magrib. Gak tau ya, Saya suka aja ngumpulin makanan sampai sore biarpun pada akhirnya tetap hanya makan nasi doang. Seru aja,” ungkap Armand.
Sama seperti umat Islam pada umumnya, Armand Maulana juga sangat menanti-nanti datangnya bulan suci Ramadan, sebab dia merasa ada satu hal yg berbeda antara bulan puasa dengan bulan-bulan lainnya.
“Saya sih terus menunggu bulan Ramadan ya, pada ketika masuk bulan puasa itu ada atmosfer yg beda yg terus aku tunggu-tunggu, entah itu tarawih, puasa dan adzan magrib. Padahal biasanya biasa-biasa aja tetapi memang seluruh terasa lebih blessing di bulan Ramadan,” pungkasnya.
(kpl/aal/gen)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

