Banyumas Raya

Jupiter Forstissimo dapat dibilang sedang vakum dari kegiatannya sebagai selebriti. Pria berusia 36 tahun itu memang ketika ini sedang menjalani masa hukumannya di penjara setelah tersandung perkara narkoba di tahun 2016 lalu. Foto-foto Jupiter ketika sedang berada di penjara, tiba-tiba tersebar di akun gosip. Di foto itu, bintang sinetron ABG ini kelihatan begitu keras, jauh berbeda dari dulu.
- Jupiter Fortissimo tetap jualan online meskipun dipenjara, demi hidupi keluarga
- Jupiter Fortissimo tetap jualan online meskipun dipenjara, demi hidupi keluarga
- Jupiter Fortissimo tetap jualan online meskipun dipenjara, demi hidupi keluarga
Mantan pengacara Jupiter, Fransisca Indrasari, menceritakan tentang keadaan sang aktor. Menurur Fransisca yg mengaku masih tidak jarang berkomunikasi dengan mantan kliennya ini, keadaan Jupiter sebenarnya sehat cuma saja dia agak tertekan di dalam penjara karena aktivitasnya dibatasi. Meski sehat, ternyata Jupiter memang pernah minta berobat.
“Dia sempat cerita memang dia minta bagi berobat keluar. Tapi kalau berobat keluar itu nggak bisa, memang harus dari dokter lapasnya dahulu bagaimana, nanti baru keluar. Nanti baru direkomendasi buat berobat keluar,” jelas Fransisca ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/4/2018).

“Kami pernah diinfoin sama salah sesuatu kerabatnya bahwa memang Jupiternya sakit dan perlu berobat ke spesialis. Cuma waktu itu aku bilang, kalau kalian memang harus ke dokter lapas lalu baru nanti direkomendasikan. Karena kalau di dalam lapas kalian nggak mampu sebebas di luar. Nanti dokter lapas yg mulai menentukan keluar kalau memang tak dapat diobati di dalam lapas,” lanjutnya.
Menurut Fransisca, Jupiter pernah cerita kalau sakitnya ada hubungannya dengan kulit, karena selama ini memang dia terus hidup higienis. Keluhan ini disampaikan oleh Jupiter sejak lebih kurang empat bulan lalu. Fransisca membantah kalau sakit Jupiter ini ada hubungan dengan narkoba.
“Setahu aku sih nggak. Cuma memang mungkin daya tahan tubuhnya saja yg sedang turun ya. Karena keadaan yg seperti itu. Kalau ini kalian nggak dapat request sih ke lapasnya. Biasanya kalau ada narapidana yg sakit, nanti mulai di bawa ke klinik lapas, dokter kliniknya ini yg mulai merekomendasikan,” pungkas Fransisca.
(kpl/abs/pit)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

