Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

– Ponsel layar lipat yg tengah dikembangkan Samsung, ditargetkan dirilis pada 2019 mendatang. Ponsel tersebut kabarnya mulai dibanderol dengan harga fantastis yakni di atas Rp 30 juta.
Bocoran harga ini muncul dari salah seorang pegawai Samsung di Inggris, yg tidak ingin disebutkan identitasnya. Menurut pegawai tersebut, harga ponsel layar lipat menjadi sangat tinggi karena mulai dijual dalam jumlah yg terbatas.
Meski tidak menyebutkan secara detail berapa stok yg mulai dijual di Inggris, ia menyampaikan harga ponsel layar lipat Samsung mulai mencapai 1.500 poundsterling (setara Rp 28 juta) hingga 2.000 poundsterling (sekitar Rp 37 juta).
Ia pun mengungkapkan bahwa ponsel layar lipat ini mulai hadir dalam dua varian. Seperti smartphone pada umumnya, setiap varian mulai mengusung kombinasi RAM dan penyimpanan yg berbeda.
Dikutip Tekno dari Gizmodo, Selasa (27/11/2018), ponsel dengan teknologi layar lipat ini mulai dijual secara offline maupun online di Inggris. Smartphone tersebut mulai dijual melalui kerja sama dengan operator serta toko resmi Samsung.
Meski demikian, Samsung sendiri masih tutup mulut soal harga yg mulai disematkan pada smartphone layar lipat ini. Samsung cuma memberi pernyataan bahwa ponsel tersebut cuma mulai dipasarkan di wilayah tertentu.
“Perangkat layar lipat ini mulai diluncurkan pada semester pertama 2019 di wilayah tertentu. Kami telah bersiap bagi memproduksi secara massal dan setidaknya mulai ada 1 juta unit yg mulai diproduksi,” ungkap pihak Samsung.
Belum lama ini, Samsung membeberkan rancangan ponsel layar lipat yg ditargetkan mulai dirilis pada 2019 mendatang.
Baca juga: Samsung Resmi Kenalkan Ponsel Layar Lipat, Begini Cara Kerjanya
Samsung menjadi salah sesuatu vendor smartphone yg berambisi merilis ponsel dengan teknologi layar yg mampu lipat pada 2019 mendatang.
Kendati rancangan ponsel layar lipatnya telah dibeberkan secara resmi, Samsung belum memberi nama perangkat yg mulai dirilis pada 2019 mendatang itu.
Disebutkan bahwa para eksekutif Samsung masih memperdebatkan nama yg mulai diberikan pada seri ponsel layar lipat ini. Padahal bocoran yg sebelumnya beredar menyampaikan ponsel ini mulai menyandang nama “Galaxy F”.
Setidaknya ada beberapa nama yg mencuat menjadi perdebatan yakni “Samsung Flex” dan “Galaxy Flex”. Flex di sini tidak yang lain mengacu pada karakteristik layar ponsel yg fleksibel dan bisa ditekuk layaknya sebuah buku.
Baca juga: Tampilan Android Bisa Berubah Bentuk di Ponsel Layar Lipat
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...
Netflix mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk membeli aset film dan layanan streaming...
Gelombang tsunami terkenal sulit dideteksi saat bergerak cepat di lautan lepas menuju...