Banyumas Raya

– Setelah berbulan-bulan dinanti dan menjadi buah bibir, Google akhirnya resmi launching duo flagship Pixel 3 dan Pixel 3 XL, dalam sebuah acara di New York, Amerika Serikat.
Perbedaan yg kasat mata tampak pada sektor layar. Ponsel Android Pixel 3 dan Pixel 3 XL mengusung layar yg lebih luas ketimbang pendahulunya, yakni secara berurutan 5,5 inci dan 6,3 inci.
Google berhasil memangkas bingkai ponsel Pixel 3 dan Pixel 3 XL dengan desain bezel less. Pada Pixel 3 XL, Google sudah menerapkan desain notch (poni) buat memberikan kesan lebih luas dan elegan.
Masih sama seperti pendahulunya, Pixel 3 dan Pixel 3 XL mengandalkan keunggulan pada komponen kamera. Hasil foto dijanjikan tajam dengan warna natural dalam berbagai kondisi.
“Kami merancang kamera ponsel terbaik di dunia dan menempatkannya pada ponsel paling bermanfaat di dunia,” kata Chief Hardware Google, Rick Osterloh, saat memperkenalkan Pixel 3 dan Pixel 3 XL.
Namun kamera belakang Pixel 3 dan Pixel 3 XL belum mengadopsi tren dual-camera. Google justru memasang fitur ini bagi kamera depan (selfie) yg masing-masing beresolusi 8 megapiksel.
Salah sesuatu lensa kamera depan berguna bagi memotret wide-angle 97 derajat. Dengan begitu, pengguna mampu membidik group selfie dengan maksimal atau selfie di depan pemandangan dengan lebih mudah.
Kamera dengan software AI
Sejatinya, Google belum juga mengadopsi modul kamera belakang ganda (dual-camera) di bagian belakang. Kualitas sensor pun masih 12,2 megapiksel. Lantas apa yg membedakan seri Pixel keluaran 2018 dengan pendahulunya?
Kamera Pixel 3 dan Pixel 3 XL dilengkapi software terbaru yg meningkatkan kinerja kamera dengan teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI). Ada dua opsi menarik yg tidak mengurangi keseruan pemotretan.
Misalnya opsi “Top Shot” yg memungkinkan pengguna memilih hasil foto terbaik dari dua bidikan pada sesuatu momen berharga. Secara otomatis, software bakal menyingkirkan hasil foto yg buram atau mata yg berkedip.
“Super Res Zoom” memakai banyak bingkai dan AI buat memberikan foto akhir yg tajam, meskipun tanpa memakai optical zoom. Ini bakal memanjakan pengguna yg gemar mengabadikan momen secara malu-malu.
“Night Shot” teranyar pun disebut sudah meningkat tajam dari sebelumnya. Google menjanjikan kamera Pixel 3 dan Pixel 3 XL sebagai yg paling andal dalam memotret di situasi minim cahaya.
Selain itu, ada pula opsi “Photobooth” yg secara otomatis membidik selfie saat pengguna senyum. Berbicara kamera selfie, Pixel 3 dan Pixel 3 XL memasang dual-camera di depan,
Spesifikasi
Spesifikasi inti dari Pixel 3 dan Pixel 3 XL mencakup chipset Snapdragon 845, chip terunggul di pasaran ketika ini, kapasitas RAM 4 GB, Bluetooth 5.0, dan stereo speakers di depan buat audio garang.
Selain itu ada pula chip keamanan baru yg disebut “Titan M”, diklaim sebagai satpam virtual terbaik. Proteksinya mencakup kerahasiaan data login, enkripsi segala partisi, keamanan data aplikasi, serta menjaga integritas sistem operasi.
Baterai keduanya masing-masing berkapasitas 2.915 mAh bagi Pixel 3 dan 3.430 mAh buat Pixel 3 XL. Google melengkapi Pixel 3 dan Pixel 3 XL dengan fitur pengisian daya tanpa kabel (wireless charging) hingga 10 watt.
Duo seri Pixel teranyar berjalan pada sistem operasi Android 9 Pie. Keduanya juga sudah menghilangkan tombol virtual (back, home, recents) di layar. Google Assistant dan Google Lens pun dirancang bagi menjadi bagian inti dalam menjajal Pixel 3 dan Pixel 3 XL.
Dengan berbagai spesifikasi dan fiturnya, Pixel 3 dijual dengan harga akan 799 dollar AS (Rp 12,1 juta) buat varian dengan memori 64 GB. Sementara itu Pixel 3 XL dipatok harga 899 dollar AS (Rp 13,6 juta) bagi kapasitas internal 64 GB.
Cukup tambahkan 100 dollar AS (Rp 1,4 juta) pada masing-masing harga buat varian 128 GB. Kedua ponsel mulai akan dipasarkan pada 18 Oktober mendatang, tapi belum masuk secara legal di pasar Indonesia.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

