Banyumas Raya
Beijing (ANTARA News) – Produsen mobil China, Geely, sepakat memperpanjang kemitraannya dengan merek otomotif Malaysia Proton Holdings Berhad pada Sabtu (18/8).
Melalui kemitraan itu, Geely mulai menyokong Proton agar mendapatkan lebih banyak model kendaraan yg mulai dipasarkan secara lebih luas hingga ke China dan pasar internasional lainnya.
Zhejiang Geely Holding Group mengumumkan pada Sabtu bahwa Proton juga dapat mendapatkan teknologi mobil ramah lingkungan serta platform dasar kendaraan yg sudah dikembangkan secara bersama-sama dengan Geely, yg juga menaungi merek Volvo Cars yang berasal Swedia.
Perusahaan Malaysia itu juga berpeluang menjual kendaraan Proton di pasar internasional yg mulai dimulai di China kemudian Indonesia, menurut seorang sumber kepada Reuters.
Baca juga: Geely patok 90 persen penjualan bagi mobil hibrid dan listrik
“Penandatanganan perjanjian hari ini mulai memperluas hubungan kita dan membawa kerja sama kalian ke tahap berikutnya,” kata pelopor dan kepala eksekutif Geely, Li Shufu, dalam seremoni penandatanganan kerjasama di markas Geely, Hangzhou, China, Sabtu.
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, yg menjalani kunjungan lima hari di China juga menghadiri acara ini. Ia dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang di Beijing dalam kunjungannya itu.
Sebagai bagian dari tahap kerjasama berikutnya, Proton mulai memulai studi kelayakan buat memasuki pasar China.
Baca juga: Geely caplok 49,9 persen saham Proton
Langkah itu mulai menolong Geely memiliki kendaraan di semua segmen pasar, setelah menaungi Volvo sebagai merek premium, Geely sebagai merek menengah, dan Proton sebagai merek yg mulai menjual mobil dengan harga terjangkau.
Perjanjian baru ini mulai meneruskan investasi Geely di Proton yg telah ditetapkan pada tahun lalu.
Saat ini Geely memiliki saham 49,9 persen di pabrikan Malaysia yg dimiliki oleh DRB-Hicom, yg juga menaungi merek mobil sport yang berasal Inggris Lotus, demikian Reuters.
Baca juga: Geely beli saham Daimler demi akses teknologi
Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2018
Sumber: http://www.antaranews.com
BanyumasRaya.com

