Banyumas Raya

Jakarta – Melihat cuaca dan suhu yg begitu panas di jalur pemudik, ada baiknya para pemudik konsumsi air mineral yg cukup agar tak terjadi dehindrasi.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menjelaskan, bagi menghadapi suhu sektiar 34 derajat celcius siang hari dan 23 derajat di malam hari yg terjadi di jalur mudik, para pemudik dihimbau buat tetap menjaga kesehatan dengan konsumsi air yg cukup.
“Saya kira kami harus minum yg banyak karena penguapan dari tubuh kami mulai terjadi. Insya Allah kendaraan kami sekarang telah banyak pakai AC. Yang memakai motor barangkali enggak pakai AC. Nah itu mereka harus banyak minum air putih dan banyak istirahat,” papar Menkes Nila F Moeloek, Jakarta, Jumat, (09/06/2018).
Menurutnya, karena masyarakat masih menjalankan ibadah puasa, harus benar – benar diatur konsumsi air mineral ketika sahur dan buka. Ini sangat utama untuk pemudik agar tetap menjaga tubuh terhindrasi.
“Jangan minum alkohol dan minuman berenergi tinggi. Jam pergi juga harus diatur. Umumnya kecelajaan terjadi saat siang berangkat. Malam engak tidur siang kepanasan dan menjelang Magrib kecelakaan lebih tinggi. Mesti diatur jam – jamnya tadi. Kalau suhu tinggi kami mulai menguap air tubuh,” tambahnya.
Saat berpuasa, lanjut Menkes, masyarakat mampu konsumsi air mineral sebanyak delapan gelar sehari atau sekitar beberapa liter. Disarankan jangan konsumsi minuman yg manis – manis.
“Minuman soda dan lain-lainya itu tak usah. Minum air putih sebangak mungkin lebih baik,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

