Banyumas Raya

XL menyatakan baru saja menjalin kerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan dan instansi terkait lain, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, dan Korlantas Polri. Kerja sama itu terkait dengan keterangan seputar perjalanan mudik melalui perangkat digital atau internet.
- H-8, 23.688 pemudik berangkat dari Stasiun Pasar Senen
- Libur Lebaran lebih panjang, ESDM girang untuk konsumsi BBM ketika mudik makin hemat
- Waspada, 5 titik berpotensi terjadi macet panjang selama mudik Lebaran 2018
- Penumpang di Bandara Ngurah Rai meningkat 96 Persen ketika Lebaran
- Info mudik, inilah tarif tol trans Jawa
- Tekan angka kecelakaan, kendaraan pemudik masuk DIY diperiksa
Di tahun lalu, keterangan seputar mudik masih banyak yg disebarkan melalui materi tercetak, berupa brosur maupun peta perjalanan.
“Kami di XL menyambut baik upaya pemerintah buat akan memanfaatkan teknologi digital guna mengatakan pesan atau keterangan kepada publik mengenai barbagai hal, salah satunya keterangan seputar mudik ini oleh Kementerian Perhubungan. Dengan senang hati mulai menolong pemerintah dalam hal ini apalagi semakin meluas penggunaan sarana digital bagi mengakses keterangan oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, pesan dalam format digital juga mulai lebih efektif dan efisien,” ujar Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya, dalam informasi persnya, Kamis (7/6).
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan bahwa di tahun-tahun sebelumnya, keterangan seputar mudik masih dituangkan dalam bentuk hardcopy atau dalam kertas tercetak. Termasuk di antaranya Peta Mudik yg terus kita bagikan kepada masyarakat. Tentunya, bagi ketika ini, format seperti itu kurang lagi efektif karena rentan hilang atau rusak, serta butuh biaya tak sedikit bagi mencetaknya.
“Pemerintah membutuhkan dukungan digital bagi menyebarkan keterangan seputar mudik, di mana cakupan keterangan mampu lebih luas, mampu diakses kapan saja dan di mana saja. Kami menilai, dalam hal ini XL memiliki kelebihan dan kemampuan buat menyediakan dukungan berupa keterangan digital sesuai dengan yg kita harapkan,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan Budi, proses digitalisasi keterangan seputar mudik Lebaran 2018 ini yaitu inovasi buat Pemerintah dalam memberikan layanan keterangan kepada masyarakat yg melakukan perjalanan pulang kampung.
Informasi dalam bentuk digital dan dapat diakses melalui smartphone diharapkan mampu menyajikan keterangan yg lebih gampang dipahami untuk masyarakat pada umumnya, khusus pelanggan XL Axiata. Apalagi, tak seluruh orang merasa nyaman dan mahir membaca keterangan pada Peta Mudik yg selama ini dibuat oleh Pemerintah.
Informasi seputar mudik yg tersebut antara yang lain meliputi keterangan mengenai call center dan nomor telp darurat yg mampu dihubungi pemudik terkait kebutuhan mudik, daftar tarif jalan tol Jawa, daerah rawan kecelakaan, serta Posko Kesehatan dan rest area yg disediakan Kemenhub.
Selain itu, juga ada keterangan mengenai persiapan sebelum melakukan perjalalan mudik, seperti seputar kesehatan sebelum dan selama mudik, himbauan menyiapkan e-money atau uang elektronik, hingga keterangan mengenai objek wisata di sepanjang jalur mudik.
Pelanggan XL Axiata dapat mengakses keterangan seputar mudik tersebut melalui sejumlah layanan digital yg tersedia antara yang lain melalui SMS LBA (location based advertising) yg disebarkan di titik-titik mudik sesuai dengan keterangan yg disampaikan. Pelanggan XL Axiata akan mampu mendapatkan keterangan seputar mudik ini antara H-10 hingga H+10 Lebaran. [lia]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

