Banyumas Raya

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, ruh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mendatang mulai lebih dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman. Bila ketika ini BRTI identik dengan telekomunikasi, maka pemilihan BRTI di tahun ini mulai menyeimbangkan antara unsur telekomunikasi dan non telekomunikasi.
- Menkominfo tegaskan tidak pernah minta Instagram hapus foto Amien Rais-Rizieq
- Menkominfo ingatkan sebar konten negatif berpengaruh pada karir
- Hindari pengedaran obat palsu, pemerintah bakal untuk e-Apotek
- Tren penjualan obat palsu di Indonesia selalu meningkat
- Kominfo: Obat-obatan dilarang dijual secara online di media sosial
- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat minta Menkominfo kaji ulang aturan 1 NIK 3 sim card
“BRTI ini unsur internet telah cepet masuk. Yang dipikirkan sekarang itu bagaimana juga mampu mencakup konten. Jangan BRTI ini mikirnya cuma interkoneksi saja. Itu udah lewat masanya. Jadi sekarang, unsur non telekomunikasi harus masuk,” kata Rudiantara ketika acara buka puasa dan pelantikan pengurus APJII di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (7/6).
Dia menjelaskan, akan kepengurusan di tahun ini, salah sesuatu langkah konkretnya adalah penambahan komisioner BRTI dari yg berjumlah 7 menjadi 9 orang. Menariknya, dalam kepengurusan mendatang Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) menjadi Wakil Ketua BRTI.
“Ketuanya boleh punya Dirjen PPI atau SDPPI. Milih salah satu. Terserah. Tapi wakil ketuanya Dirjen APTIKA Pak Semmy. Nah, nanti anggotanya pun tetap diproses dan diseleksi oleh komite seleksi BRTI,” kata pria yg akrab disapa Chief RA ini.
Menurutnya, hal ini menunjukan bahwa Kemkominfo pun harus cepat berubah. Berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini diperlukan, sebab seandainya tak negeri ini mulai tertinggal.
“Ini menunjukan bahwa Kemkominfo harus berubah dan harus cepat. Tidak lagi berubahnya evolusi tetapi tak revolusi juga. Mungkin kalau bahasa aku itu, accelerated evolution. Kalau tak kami mulai ketinggalan dengan negara-negara tetangga,” ungkapnya. [gil]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

