Banyumas Raya

– AMD memperkenalkan prosesor Threadripper 2 atau disebut juga sebagai Threadripper 2000-series, dengan sejumlah fitur unggulan baru. Salah satunya varian yg jumlah core-nya mencapai 32 unit.
Bila pada Threadripper orisinil terdapat 8 core (inti) pemrosesan, maka dengan 2 inti aktif dan 2 inti non-aktif menghasilkan hitungan 16 core dan 24 threads. Pada Threadripper 2, keempat inti tersebut mulai dinyalakan, sehingga meningkatkan hitungan core menjadi 32 unit dan 64 threads.
Dengan otak sebesar itu, Threadripper 2 bakal mampu dipakai buat menangani 64 pemrosesan dalam sesuatu waktu. Kemampuan ini beberapa kali lipat lebih tinggi ketimbang Threadripper orisinil yg dirilis pada 2017 lalu.
Informasi yg dilansir Tekno dari ArsTechnica, Jumat (8/6/2018), AMD bakal membuat Threadripper 2 menggunakan arsitektur Zen+ dan proses manufaktur 12 nanometer.
Baca juga: AMD Turunkan Harga Chipset Ryzen Versi Desktop
Teknologi pemrosesan tersebut membuat konsumsi daya prosesor baru ini tak serakus prosesor Zen yg menggunakan proses manufaktur 14 nanometer. Namun tetap perlu dicatat bahwa peningkatan kinerja hingga 2 kali lipat di Threadripper 2 juga memiliki risiko.
Thermal design power (TDP) Threadripper 2 ketika ini adalah 250 watt, sedikit lebih tinggi dibandingkan generasi pertamanya yg cuma menuntut 180 watt.
Hal ini berarti mulai ada dua motherboard X399 (untuk Threadripper orisinil) yg tak dapat dipasangkan dengannya. Pabrikan motherboard pun berjanji mulai mengeluarkan sejumlah pilihan baru yg mendukung konfigurasi ini.
AMD sendiri belum merilis spesifikasi final bagi Threadripper 2. Pada ketika pengumuman di Computex 2018, perusahaan silikon yang berasal Amerika Serikat itu menunjukkan beberapa unit contoh Threadripper 2 yg memiliki clock 3 GHz. Satu berupa prosesor 32 core/64 threadds; kedua berupa prosesor 24 core/48 threads.
Rencananya, AMD mulai akan mengapalkan prosesor Threadripper 2 pada kuartal ketiga 2018 ini.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

