Banyumas Raya

– Berhati-hatilah seandainya Anda ingin membeli ponsel Android dengan harga miring. Pasalnya sebanyak lebih dari 100 tipe ponsel Android murah terindikasi terjangkit malware bahkan sejak pertama kali diluncurkan.
Hal ini terungkap dari hasil penelitian perusahaan keamanan siber Avast. Dari penelitian tersebut terungkap bahwa malware yg ada pada ponsel Android murah ini membuat ponsel mengunduh aplikasi jahat tanpa seizin pengguna.
Aplikasi berbahaya tersebut berjenis dropper dan payload. Menurut pihak Avast, aplikasi ini bersifat pasif dan cuma mampu dilihat oleh pengguna lewat daftar aplikasi sistem dan tak tampak dari luar.
“Kami setidaknya melihat ada beberapa dropper yg berbeda, yakni CrashService dan ImeMess,” ungkap pihak Avast sebagaiman dikutip Tekno dari TechCrunch, Senin (28/5/2018).
Malware bernama Cosiloon ini ditemukan di dua merek ponsel yakni ZTE, Archos, dan MyPhone. Selain mengunduh aplikasi tanpa izin, malware tersebut juga mengganggu kenyamanan karena menampilkan iklan secara tiba-tiba di ponsel pengguna.
Avast pun mengklaim bahwa malware berbahaya yg ada pada ponsel Android murah ini telah ada setidaknya tiga tahun terakhir dan pengguna mulai kesulitan menghapusnya karena berada di tingkat firmware.
Virus ini pun kabarnya telah menginfeksi dan tersebar di lebih dari 90 negara di dunia. Beberapa negara yg termasuk adalah Rusia, Jerman, dan Belanda. Avast juga menyampaikan malware tersebut terinstal di sebanyak lebih dari 18.000 perangkat.
Google pun sudah mengabarkan malware ini pada para pengembang dan Google mewajibkan setiap perangkatnya memiliki versi terbaru dari Google Play Protect.
Baca juga: FBI Minta Semua Router di Seluruh Dunia bagi Di-restart
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

