Banyumas Raya

Ramadan membuat perilaku masyarakat dalam beraktivitas berbeda dari biasanya. Mulai dari berbelanja online hingga perilaku memesan kendaraan seperti Go-Jek.
- Siapa pengusul tarawih akbar di Monas hingga akhirnya dibatalkan Anies?
- Bikin program ‘ngabuburit’ sehat, Dinkes Tangerang gelar senam di dalam masjid
- Ngabuburit menunggu berbuka puasa di Situ Gintung
Berdasarakan data internal mereka, pesanan Go-Ride yg meningkat dengan tujuan masjid-masjid populer di Jakarta. Peningkatan itu dapat mencapai rata-rata 58 persen di pekan pertama bulan Ramadan.
Ini karena konsumen ingin memaksimalkan bulan Ramadan, jelas Nila Marita, Chief Corporate Affairs Go-Jek Indonesia di Jakarta, Senin (21/5).
Selain itu, adanya peningkatan pesanan Go-Food yg tajam ketika sahur hingga mencapai 450 persen. Maka itu, pihaknya menawarkan beragam fitur khusus Ramadan akan dari layanan Go-Ride, Go-Food, hingga Go-Life.
Konsumen mampu memakai fitur-fitur khusus yg dimunculkan di bulan Ramadan buat dapat menemukan lokasi masjid terdekat dan juga dengan gampang menemukan tempat makan dengan menu berbuka dan sahur. Tak cuma itu saja, Go-Jek juga memasang dua baliho yg pada ketika waktu sholat mulai mengeluarkan suara adzan di sepuluh kota di Indonesia, ungkapnya.
Selain menyiapkan berbagai program bagi konsumen, Go-Jek juga menyiapkan program khusus bagi para mitra driver. Program Ramadan buat para mitra driver kali ini bertajuk Rantai Kebaikan, yg terdiri dari program Bikin Teduh merupakan pembenahan basecamppara mitra driver, acara Bukber Nusantara Mitra GO-CAR dan program mudik bagi mitra dan keluarga.
Program ini dikerjakan selain sebagai bentuk apresiasi kalian kepada mitra-mitra GO-JEK, juga bagi mendorong tali silaturahmi yg semakin erat antar sesama pengemudi dan antar komunitas. Kami berharap, hal ini mulai menginspirasi lebih banyak mitra bagi berbuat dan meneruskan rantai kebaikan tak cuma di bulan Ramadhan, tapi juga seterusnya, ujar Nila. [ara]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

