Nasional

Cuti Bersama Lebaran, Dari Protes Pengusaha Hingga Dilema Pemerintah

Share
Share

Banyumas Raya

JAKARTA, – Teka-teki cuti bersama Hari Raya Idul Fitri tahun ini terjawab sudah. Senin (7/5/1018), pemerintah menetapkan bagi tidak mengurangi cuti bersama Lebaran selama 3 hari yakni pada 11,12 dan 20 Juni 2018.

Keputusan itu diambil setelah pemerintah menggelar pertemuan intensif di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani.

Lewat keputusan ini, total cuti bersama Lebaran menjadi 7 hari. Sehingga total libur Lebaran tahun ini menjadi 10 hari yakni akan 11-20 Juni 2018.

Baca juga: Cuti Bersama Disepakati, Kepadatan Arus Mudik Tersebar

 

Keputusan pemerintah tidak mengurangi cuti bersama Lebaran sebenarnya bukan keputusan baru. Keputusan itu yaitu tindak lanjut dari keputusan 18 April 2018 lalu.

Saat itu, tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sepakat tidak mengurangi cuti bersama selama 3 hari.

Keputusan itu tertuang di dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri tersebut.

 

Protes

SKB 3 menteri soal tambahan cuti bersama Lebaran tak mendapatkan respon positif dari para pengusaha.

Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia (APSYFI) menilai, libur Lebaran yg mencapai 10 hari mulai memberikan dampak besar kepada industri hulu yg memiliki mata rantai bisnis cukup panjang.

“Dampak dari penambahan cuti bersama ini mampu mengurangi ekspor 50 persen dalam sesuatu bulan” ujar Executive Member APSYFI Yudha.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran Tetap 7 Hari, Ini Destinasi yg Bisa Dikunjungi

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga tidak begitu senang dengan kebijakan penambahan cuti bersama Lebaran tersebut.

Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani menyampaikan bahwa kebijakan itu mulai mengurangi dua hal utama dalam dunia usaha yakni produktivitas dan ongkos biaya.

Bahkan, Hariyadi meyakini tidak segala karyawan atau pekerja senang dengan kebijakan tersebut. Sebab hal itu dapat mengurangi jumlah cuti tahunan yg mereka miliki.

“Dan juga dari segi karyawan mungkin sebagian keberatan karena karyawan itu kan milik hak cuti 12 hari kerja, nah ini diambil 7 hari cuma buat lebaran,” kata dia.

Apindo lantas menilai bahwa pemerintah perlu meninjau kebijakan tambahan cuti bersama.

Baca juga: Swasta Tak Wajib Ikuti Penambahan Cuti Bersama Lebaran 2018

 

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan P Roeslani menyoroti dampak libur panjang Lebaran kepada capital market.

Menurut dia, investor tak mau bila investasinya tertahan dengan libur Lebaran yg mencapai 10 hari.

 

Dilema

Mendapatkan protes dari pengusaha, pemerintah lantas dilema. Spekulasi mulai adanya revisi SKB 3 menteri terkait tambahan cuti bersama pun mencuat.

Beberapa kali Menko PMK Puan Maharani mengundang jajaran menteri dan lembaga terkait bagi menggelar meeting koordinasi terkait dengan SKB 3 menteri.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran, Bursa Efek Indonesia Buka 20 Juni

Tak cuma 3 menteri yg membuat sepakat mengeluarkan SKB yg diundang, namun jajaran menteri yang lain diundang misalnya Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Perhubungan.

Pandangan dari kementerian bidang ekonomi dinilai perlu buat mengukur dampak dari libur panjang Lebaran. Apalagi ada protes dari para pengusaha.

Namun, pada pertemuan Senin (30/4/2018), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menyampaikan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan.

“Belum ada keputusan tadi. Jadi tadi cuma baru diskusi tentang dampak ekonomi dengan penambahan cuti bersama tiga hari itu,” ujarnya di Kantor Kemenko PMK.

Asman tidak mau berandai-andai apakah pemerintah mulai memangkas jumlah cuti bersama atau tidak. Ia mengatakan, pemerintah mulai kembali menggelar meeting lanjutan secepatnya.

Baca juga: Ini Ketentuan yg Disepakati Terkait Cuti Bersama Lebaran 2018

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai libur Lebaran yg kian panjang justru mulai berdampak positif bagi dahulu lintas mudik.

Dengan tambahan cuti bersama, ia percaya arus mudik tak mulai terkonsentrasi di sesuatu atau beberapa hari, namun mampu terpecah karena opsi waktu pulang kampung lebih banyak.

Ia pun mengatakan harapan agar pemerintah tetap konsisten dengan keputusan awal yakni tetap tidak mengurangi cuti bersama selama 3 hari meskipun ada protes dari pengusaha.

 

 

Perusahaan Swasta Fakultatif

Senin (7/5/1018), pemerintah mengambil keputusan. Tidak ada revisi dari kebijakan SKB 3 menteri.

“Pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat mencakup kepentingan masyarakat luas tetap seperti biasa,” ujar Menko PMK Puan Maharani dalam konferensi pers, Senin (7/5/2018).

Baca juga: Penetapan Cuti Bersama Tak Berubah, Lalu Kapan THR Cair?

Layanan masyarakat yg harus dijamin harus berjalan seperti biasa akan dari rumah sakit, telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamaman dan ketertiban, perbankan, imigrasi, bea cukai, hingga perhubungan.

Keputusan yg diambil pemerintah ini sekaligus menjawab spekulasi adanya rencana merevisi keputusan SKB 3 menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Namun Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menegaskan, keputusan itu tidak serta harus dikuti oleh perusahaan swasta. Sebab cuti bersama untuk perusahaan swasta bersifat fakultatif, atau tidak wajib diikuti.

“Ketika dia bersifat fakultatif, maka dia menjadi pilihan mampu disesuaikan dengan keadaan perusahaan,” ujarnya.

Baca juga: Beda Cuti Bersama Libur Lebaran PNS dan Pegawai Swasta

Jadwal cuti bersama di perusahaan swasta kata Menaker mulai ditentukan seusai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja atau serikat pekerja, atau berpedoman kepada perjanjian kerja bersama.

“Karena biasanya tuntutan, demand di lebaran ini tinggi, jadi harus kejar target, jadi ya disesuaikan saja,” kata Menaker.

Ia memastikan, keputusan pemerintah tersebut telah mempertimbangkan aspek ekonomi. Sehingga diharapkan tambahan cuti bersama Lebaran tak menganggu dunia usaha seperti kekhawatiran para pengusaha.

TV Setelah muncul pro-kontra, pemerintah akhirnya memberi kepastian cuti bersama Lebaran. Pemerintah menetapkan cuti bersama Lebaran tetap tujuh hari.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

EkonomiNasional

‘Senjata’ Prabowo Bidik Ekonomi 8%: MBG, Kopdes Merah Putih hingga 3 Juta Rumah

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% hingga 2029, naik signifikan dari capaian saat ini yang masih berada di...

EkonomiInternasional

Public Investment Fund (PIF): Mesin Investasi Raksasa Arab Saudi yang Mengubah Peta Ekonomi Global

Riyadh — Dalam beberapa tahun terakhir, nama Public Investment Fund (PIF) semakin sering muncul dalam berbagai berita ekonomi global. Dana investasi milik pemerintah...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

Related Articles
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal...

Nasional

Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, Ini Link Pendaftarannya

Jakarta — Pemerintah resmi membuka rekrutmen nasional untuk posisi manajer Koperasi Desa...

Nasional

Megathrust ‘Mengintai’ RI, Ini 14 Zona Merah Berdasarkan Peta Terbaru

Jakarta — Indonesia kembali diingatkan akan tingginya risiko gempa besar dan tsunami...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan...