Banyumas Raya

Desainer kebaya kondang tanah air Anne Avantie kembali menggelar pameran Pasar Tiban. Acara yg digelar setiap bulan ini telah ke-16 kalinya dalam kurun waktu 1,5 tahun. Di bulan ini, Anne Avantie mengambil tema Festival Budaya, Busana dan Aksara yg diselenggarakan pada tanggal 1-6 Mei 2018 di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.
Sebagai bentuk kepeduliannya, Anne Avantie juga mengajak para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) buat memberikan lapangan pekerjaan. Tidak cuma berjualan batik, Anne Avantie juga ingin memberikan manfaat kepada banyak orang.
“Pasar Tiban itu brand di mana kami memberikan lapak pekerjaan bagi UKM yg tak memiliki dana cukup buat tempat jualan sehingga di sini kami membagikan pekerjaan untuk mereka. Tapi desain dan bahan dari kami semua, mereka cuma menjahit. Pasar Tiban tak cuma berjualan batik tetapi juga memberikan banyak manfaat kepada orang,” ujar Anne Avantie di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat belum lama ini.
Pasar Tiban juga dilengkapi dengan berbagai kuliner Indonesia akan dari rujak, kue ape, pecel, es dawet ayu, putu mayang dan lainnya. Anne Avantie juga mengajak turut serta komunitas ‘Kampoeng Hompimpa’ yg memberikan edukasi tentang permainan tradisional Indonesia.
“Anak-anak kalian libatkan dengan permainan zaman dulu, tanpa gadget, sehingga ada keterlibatan dengan orang tua. Pada akhirnya, tumbuh kepekaan rasa, empatinya dari ragam permainan yg dihadirkan,” jelas Anne Avantie.
Untuk menandai peringatan Hari Pendidikan Nasional yg jatuh pada tanggal 2 Mei lalu, Pasar Tiban juga menyelenggarakan parade show ‘Soerat Tjintakoe’ yg menampilkan artis-artis bukota antara yang lain Artika Sari Devi, Melanie Putria dan dimeriahkan oleh Melanie Ricardo dan Edric Tjandra sebagai MC.
(kpl/rhm/frs)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

