Teknologi

Pertama Kali, Penjualan Smartphone Tercatat Menurun

Share
Share

Banyumas Raya –

– Penjualan smartphone di segala dunia selama ini meningkat dari tahun ke tahun, tetapi pertumbuhannya berangsur melambat. Hingga kemudian, pada kuartal-IV 2017 lalu, firma riset Gartner mencatat pertumbuhan negatif di pasaran ponsel pintar.

Hal tersebut sekaligus menandai kali pertama penjualan smartphone global mengalami penurunan sejak Gartner memulai analisanya pada 2004.

Penjualan global smartphone turun 5,6 persen pada kuartal-IV 2017 dengan total penjualan di kisaran 407 juta unit. Pada periode yg sama tahun lalu, penjualan global smartphone bisa menembus angka 432 juta unit.

Ada apa di balik penurunan penjualan smartphone? Gartner mengemukakan beberapa alasan.  Pertama, adanya angka penurunan upgrade dari feature phone ke smartphone karena kurangnya alternatif ultra-low-cost device atau perangkat murah meriah. Para pemilik feature phone pun emoh beralih.

Alasan kedua adalah banyak konsumen yg memilih bertahan dengan smartphone model lama. Meskipun banyak vendor yg merilis smartphone kelas premium dengan harga selangit, secara spesifikasi, konsumen memandang tidak terlalu banyak perubahan dari model sebelumnya.

“Bahkan, saat permintaan atas kualitas, konektivitas 4G, dan fitur kamera yg lebih baik tetap gencar, nyatanya ekspektasi tinggi justru melemahkan penjualan smartphone“, jelas direktur riset Gartner, Anshul Gupta.

Penjualan smartphone global pada kuartal-IV 2017 oleh firma riset Gartner.Gartner Penjualan smartphone global pada kuartal-IV 2017 oleh firma riset Gartner.

Walaupun hampir segala vendor smartphone, mencatat penurunan penjualan pada kuartal-IV 2017, beberapa vendor China, Huawei dan Xiaomi, justru meraih hasil positif, seperti Tekno rangkum dari GSM Arena, Minggu (25/2/2018).

Pada kuartal-IV tahun lalu, Huawei berhasil membukukan kenaikan penjualan 3 juta unit. Sementara, Xiaomi menembus 13 juta unit, didongkrak oleh ekspansi pasarnya ke wilayah Asia Pasifik.

Baca juga : Penjualan iPhone Turun, Pendapatan Apple Naik

Laporan Gartner juga memperlihatkan bahwa Samsung dan Apple masih merajai pasaran smartphone global di posisi pertama dan kedua secara berurutan. Meski begitu, keduanya sedikit mengalami penurunan  penjualan sekitar 2,7 jutaan unit bagi Samsung dan sekitar 3,8 juta unit bagi Apple.

Total penjualan smartphone global tahun 2017 berdasarkan hasil penelitian dari GartnerGartner Total penjualan smartphone global tahun 2017 berdasarkan hasil penelitian dari Gartner

Sepanjang 2017

Untuk penjualan smartphone secara keseluruhan sepanjang 2017, Gartner mencatat kenaikan sevesar 2,7 persen dari 1.485 miliar unit  pada 2016 menjadi 1.536 miliar unit. Namun terjadi fluktuasi antar kuartal.

Lima vendor besar menguasai pasar global smartphone pada tahun lalu. Secara berurutan, posisi lima vendor smartphone teratas diduduki oleh Samsung, Apple, Huawei, Oppo, dan Vivo.

Adopsi sistem operasi sepanjang 2017 oleh firma riset GartnerGartner Adopsi sistem operasi sepanjang 2017 oleh firma riset Gartner

Sementara buat sistem operasi (OS) smartphone, Android menjadi OS nomor wahid di dunia selama setahun terakhir dengan kenaikan market share (pangsa pasar) dari 84,8 persen pada 2016 menjadi 85,9 persen. Mengalahkan rivalnya, iOS yg meraih market share 14 persen.

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

EkonomiNasional

‘Senjata’ Prabowo Bidik Ekonomi 8%: MBG, Kopdes Merah Putih hingga 3 Juta Rumah

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% hingga 2029, naik signifikan dari capaian saat ini yang masih berada di...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

Related Articles
GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...

EntertainmentTeknologi

Netflix Caplok Warner Bros Rp 1.201 Triliun

Netflix mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk membeli aset film dan layanan streaming...

Teknologi

NASA Membuat Terobosan Sistem Peringatan Dini Tsunami

Gelombang tsunami terkenal sulit dideteksi saat bergerak cepat di lautan lepas menuju...

Teknologi

Shopee-Meta Dukung Kreator & UMKM, Hadirkan Pengalaman Belanja Baru

Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil, memperkuat ekosistem...