Banyumas Raya

Jakarta – Garuda Indonesia mengeluarkan larangan bagi membawa produk laptop MacBook Pro tertentu ke dalam pesawat.
Hal tersebut disampaikan oleh VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan dalam informasi tertulisnya.
“Maskapai nasional Garuda Indonesia mengeluarkan larangan untuk penumpang buat membawa produk tersebut ke dalam pesawat baik di kabin, bagasi maupun layanan kargo,” kata Ikhsan.
Adapun model MacBook yg dimaksud adalah adalah MacBook Pro 15 inci (Retina Display) yg dirilis pada pertengahan 2015. Perangkat ini dipasarkan antara 2015 hingga 2017.
Garuda melarang perangkat tersebut buat di bawa ‘terbang’ lantaran model tersebut dianggap gampang terbakar.
Menurut Ikhsan, larangan ini juga sejalan dengan aturan yg dikeluarkan oleh European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) terkait pemblokiran produk MacBook.
Garuda pun memastikan mulai selalu berkoordinasi dengan pihak regulator maupun stakeholders lainnya buat menindaklanjuti larangan membawa perangkat tersebut.
Meski demikian, belum dapat dipastikan bagaimana para petugas bandara atau maskapai penerbangan mengecek MacBook Pro yg dibekali dengan baterai yg gampang terbakar itu.
Sebelumnya, lembaga regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (AS), FAA, juga melarang para penumpang membawa produk laptop besutan Apple ini ke dalam kabin pesawat dengan alasan yg sama.
Masalah ini juga diakui segera oleh Apple. Dalam blog resminya, Apple mengakui dua baterai MacBook Pro 15 inci model 2015 yg dipasarkan antara 2015 hingga 2017 memang dilanda persoalan dan gampang meledak.
Secara keseluruhan, di AS saja ada 432.000 unit MacBook Pro yg memiliki baterai bermasalah tersebut. Lalu di Kanada ada sekitar 26.000 unit.
Untuk mengetahui apakah MacBook Pro Anda terdampak atau tidak, silakan kunjungi situs Apple di tautan ini dan masukan nomor seri produk yg bersangkutan.
Apabila terdampak, Apple menawarkan program ganti baterai gratis dengan mekanisme sesuai yg tertera di situs tersebut. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

