Banyumas Raya

– Google disinyalir bakal memperkenalkan ponsel penerus Pixel 3 dalam waktu dekat. Menjelang ajang peluncuran ponsel teranyar Pixel yg masih misteri ini, pihak Google menunjukkan sejumlah fitur unik yg mulai hadir di Pixel 4 nanti.
Salah satunya adalah fitur “Motion Sense”. Seperti namanya, fitur ini memungkinkan Pixel 4 mendeteksi berbagai gerakan tangan yg dikerjakan oleh pengguna. Gerakan yg dikerjakan di depan ponsel tersebut dipakai sebagai gestur bagi keperluan interaksi dengan perangkat.
Pengguna Pixel 4 pun dapat menggunakan ponselnya tanpa menyentuh layar, cukup dengan mengayun-ayunkan tangan di udara. Hal-hal yg mampu dikerjakan dengan gestur ini termasuk mengganti lagu serta mematikan alarm.
Baca juga: Bocoran Tampilan Nyata Pixel 4 dengan Kamera “Kotak”
Motion Sense memakai teknologi “radar mini” bernama Soli yg dikembangkan oleh tim Advanced Technology and Projects (ATAP) Google. Radar mungil itu ditempatkan di bingkai layar Pixel 4, sejajar dengan kamera depan, seperti kelihatan dalam gambar di atas.
“Ini (radar mini Soli) adalah teknologi yg sama dengan yg sudah lama dipakai buat mendeteksi pesawat dan benda besar lain. Kami membuat versi miniatur di atas Pixel 4 yg mendeteksi gerakan-gerakan kecil di sekitar ponsel,” papar Google dalam sebuah blog.
Pixel 4 yaitu ponsel pertama yg dibekali dengan teknologi Soli. Gestur tangan Motion Sense adalah contoh penerapan awalnya. Ke depan, boleh jadi mulai ada kemampuan-kemampuan baru yang lain yg dibuka oleh sang radar mini.
Fitur Motion Sense Pixel 4 mengingatkan pada Air Gesture Galaxy S4 keluaran 2014 dulu yg fungsinya mirip-mirip. Hanya saja, jarak deteksi Motion Sense agaknya lebih jauh dibandingkan Air Gesture yg cuma sekitar 7cm dari permukaan layar.
Fitur pengenal wajah mirip Face ID
Selain fitur pendeteksi gestur, Google juga menanamkan fitur biometrik Face Unlock yg prinsip kerjanya mirip dengan Face ID di iPhone X, yakni mengandalkan proyeksi titik-titik inframerah bagi memetakan kontur wajah secara tiga dimensi.
Di bagian atas ponsel ada sejumlah sensor, seperti kamera IR (infra-red), modul Dot Projector, dan modul Flood Illuminator, pengguna Pixel 4 nantinya bakal dapat membuka ponsel mereka dengan mulus saat mereka menggenggam dan menghadapkan wajah ke layar ponsel.
Pihak Google memakai teknologi face recognition dan digabungkan dengan algoritma khusus, sehingga pengguna tak perlu menekan tombol apapun saat ingin membuka layar ponsel.
Baca juga: Setelah Pixel 3a, Google Siapkan Ponsel “Murah” Lagi?
Google memastikan data wajah pengguna yg dipakai bagi fitur Face Unlock ini cuma digunakan bagi fitur biometrik saja, tak mulai digunakan oleh layanan Google lain, sebagaimana dihimpun Tekno dari Blog Google, Selasa (30/7/2019).
Dengan tambahan beberapa fitur di atas, bagian bingkai atas layar Pixel 4 pun mau tidak mau menjadi tebal karena harus memuat aneka jenis sensor, kamera, proyektor, hingga chip radar Soli.
Ini bertolak belakang dengan tren ponsel Android belakangan yg berupaya menipiskan bezel dengan notch dan poni. Pixel 3 XL sebelumnya pun diketahui memiliki “poni” di layar.
Google belum mengumumkan tanggal peluncuran Pixel 4. Namun, raksasa internet itu biasanya memperkenalkan ponsel Pixel generasi baru pada bulan Oktober.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

