Banyumas Raya

Jakarta – Produsen perangkat komunikasi yang berasal Finlandia, HMD Global launching seri ponsel pintar Nokia 2.2 yg menonjolkan fitur fotografi cahaya minim atau “low light”.
“Nokia 2.2 dengan sistem operasi (OS) Android 9 Pie itu memiliki kamera yg bisa menangkap gambar dengan baik meskipun keadaan kurang cahaya. (Kemampuan itu) karena (perangkat) didukung fitur ‘low light image’ berbasis Artificial lntelligence,” kata Kepala Produk HMD Global Juho Sarvikas di Jakarta.
Kamera tunggal beresolusi 13 megapiksel punya Nokia 2.2, menurut Juho, bisa menangkap gambar secara terus-menerus dengan algoritma yg canggih sehingga bisa menghasilkan foto yg lebih terang, detail lebih jelas, dan sedikit distorsi.
“Bagi (pengguna) yg ingin praktis, teknologi kamera Nokia itu secara otomatis mendeteksi keadaan cahaya sekitar dan mengatur sendiri pencahayaan kameranya,” kata Juho.
Meski menyasar segmen pengguna baru (entry level), Nokia 2.2 memiliki desain terbaru dengan layar yg milik notch kamera berbentuk tetesan air (waterdrop screen). Ponsel itu juga membenamkan kamera beresolusi lima megapiksel di bagian depan.
Nokia 2.2, lanjut Juho, juga dilengkapi layar HD+ berukuran 5,71 inci dengan ketajaman 400 nits yg diklaim lebih tajam dibandingkan ponsel yang lain di kelasnya.
Untuk meningkatkan performa baterai agar lebih tahan lama, Nokia mengusung chipset MediaTek A22 dalam Nokia 2.2 dengan layanan Google Assistant.
“Nokia 2.2 yaitu ponsel Nokia seri 2 yg pertama bergabung dalam keluarga Android One,” kata dia.
Sementara, Country Manager HMD Global Indonesia Muhammad Taufik Syahbuddin menyampaikan Nokia 2.2 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp1.799.000 per unit.
“Untuk ketika ini, Nokia 2.2 yg baru dapat dipesan melalui sejumlah ‘marketplace’, seperti Blibli.com, Dinomarket.com, Shopee, dan toko online Erafone.com, serta Sentralponsel.com,” kata Taufik selaku distributor resmi gawai merek Nokia di Indonesia
Taufik menyampaikan periode pre order itu berlangsung pada 28 Juni hingga 3 Juli 2019 yg mulai diikuti distribusi di sejumlah retail di Indonesia setelah periode itu.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

