Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

JAKARTA, – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto mempertanyakan salah sesuatu informasi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Merujuk pada BAP, Jaksa Wawan mengatakan, dalam suatu rapat dengan Ketua Panitia Seleksi dan Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Jabatan Kemenag, Lukman mengatakan merasa cocok dengan Haris Hasanuddin bagi menjadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.
“Karena dia telah menjabat Plt Kakanwil Jawa Timur. Saya juga pernah mengatakan ini persoalan pilihan pihak pengguna karena aku tahu orang itu bisa maka aku memilih dia’. Ini informasi Saudara di-BAP,” kata jaksa Wawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (26/6/2019).
Baca juga: Ditanya soal Jual Beli Jabatan di Kemenag, Ini Jawaban Menteri Lukman
Menurut Lukman, konteks pembicaraan itu adalah Ketua Pansel meminta masukan darinya terkait 4 nama yg diseleksi.
Lalu, Lukman menjawab dari keempat nama, yg ia kenal adalah Haris. Sementara tiga nama lainnya tak ia kenal.
Sejak Oktober 2018, kata Lukman, Haris telah menjadi Plt Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Ia juga dua kali berinteraksi dengan Haris ketika berkunjung ke Jawa Timur.
“Kalau kenal oke lah, tetapi ini kan cocok, Pak. Dari empat orang itu ‘Saya cuma cocok‘. Jadi pemahaman kenal dan cocok kan beda. Bahasa yg Saudara sampaikan berbeda, cocok bukan kenal. Kalau cocok kan telah ada semacam click kepada Haris,” ujar jaksa Wawan menanggapi jawaban Lukman.
Baca juga: Cerita Menag Lukman soal Uang Rp 10 Juta dari Haris yg Tak Segera Dikembalikan Ajudan
Sementara, Lukman menyampaikan bahwa istilah “cocok” itu dalam konteks ia mengenal Haris.
Oleh karena itu, ia meminta bagi melihat penggunaan kata cocok itu secara kontekstual. Penggunaan kata itu lantaran dirinya dimintai tanggapan terkait empat nama itu.
“Apakah ini bukan bentuk intervensi, Pak, kepada Pansel?” tanya jaksa Wawan.
Politisi PPP itu memandang pernyataannya bukan bentuk intervensi. Ia sadar bahwa bukan kewenangan dirinya buat menyeleksi apalagi menentukan siapa yg harus diloloskan.
Sebab, semua kewenangan ada di Pansel. Lukman menilai kata cocok itu tak layak ditafsirkan sebagai bentuk intervensi.
“Karena bahasanya cocok disampaikan di depan Pansel dan Pansel mengandung pemahaman bahwa saat tak diakomodir keinginan pengguna dalam artian Saudara, mulai berimbas pada seleksi ulang, karena Saudara mengatakan yg cocok adalah ini. Jadi aku tanya saat Saudara mengatakan itu bukan dalam bentuk intervensi kepada Pansel?” tanya jaksa Wawan kembali.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan...
JAKARTA – Pemerintah mengungkapkan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik milik PT...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan...