Banyumas Raya

Tak dipungkiri memang bahwa Samsung memiliki keunggulan di bidang pembuatan layar. Perusahaan asala Korea Selatan tersebut sudah terkenal dalam hal itu dan banyak dipakai sebagai pemasok penting dalam layar smartphone.
- Dapat ciuman dari catherine wilson, hotman paris: jangan cemburu ya
- Pemprov DKI siapkan lima lokasi perayaan malam takbiran
- Nikita mirzani merasa tidak memiliki persoalan dengan via vallen
- Kumpulan meme mudik yg bakal bikin kamu ngakak
- KPK sarankan pejabat disupervisi dan nekat korupsi hukumannya diperberat
- Pemprov DKI mulai tertibkan pedagang naikkan harga jelang Lebaran
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Samsung bakal menjadi suplier layar lengkung bagi Oppo. Dilansir Gizmochina, Senin (11/6/2018), Samsung menyuplai panel OLED fleksibel berukuran 6,42 inci kepada Oppo yg mulai dikirim pada bulan ini.
Namun, karena ‘Edge’ telah menjadi merk dagang Samsung, maka belum pasti apa nama yg mulai Oppo pakai bagi menyoroti elemen layar lengkung tersebut di smartphone mereka.
Untuk diketahui, layar lengkung ini bisa dipastikan bukan buat smartphone flagship terbaru Oppo, merupakan Find X.
Sebab, Find X telah bersiap rilis pada pertengahan Juni ini, sementara pengiriman layar OLED Samsung baru dikerjakan pada akhir bulan.
Harga yg dibayar Oppo bagi layar ini juga lima kali lipat lebih mahal, dari harga normal US$ 20 (sekitar Rp 278 ribu) menjadi US$ 100 (sekitar Rp 1,3 juta).
Diperkirakan, smartphone Oppo dengan layar lengkung baru mulai rilis pada Juli dan Agustus mendatang. Sebagai informasi, ketika ini produk Oppo berada di posisi tiga besar di Indonesia, sedangkan Samsung berhasil menduduki posisi nomor wahid.
Hanya dalam hitungan hari, Oppo mulai mengumumkan produk flagship teranyar mereka, merupakan Find X.
Sebelum produk tersebut diperlihatkan di Kota Paris, Oppo Find X terlebih dahulu singgah di TENAA, badan sertifikasi Tiongkok.
Dilansir GSM Arena, keterangan di situs TENAA sudah dihilangkan, tapi kabar sudah tersebar bahwa Oppo Find X memiliki beberapa varian dengan beberapa nomor model PAFM00 dan PAFT00.
Kedua varian tersebut memiliki RAM 8GB, dan Android Oreo, juga diperkirakan turut membawa sistem operasi ColorOS punya Oppo.
Bodi Oppo Find X memiliki dimensi 156,7 x 74,3 x 9,4mm dan berat 186 gram.
Layarnya sendiri cukup luas, merupakan mencapai 6,4 inci dengan panel AMOLED, sehingga terbuka kemungkinan adanya pemindai sidik jari di bagian bawah.
Dari segi kamera, Oppo Find X memiliki resolusi 20MP dan 16MP, serta kamera selfie 25MP.
Baterainya memiliki daya 3.645 mAh dan tidak tertutup kemungkinan mendukung VOOC Charging yg dapat membuat baterai penuh cuma dalam pengisian 30 menit.
Find X yg yaitu penerus Find 7 itu mulai mengusung tren notch alias poni di depan layar. Hanya, bentuknya mulai sedikit berbeda dengan notch smartphone yg ada di pasaran.
Notch dari Find X sendiri terkuak dari media sosial Weibo di Tiongkok. Dari desain tersebut, terpampang desain Find X yg berbeda dari desain yg sebelumnya telah beredar.
Sudah pasti yg paling berbeda adalah notch di depan layar. Kalau bocoran sebelumnya menunjukkan notch yg mirip dengan Oppo F7, notch pada Find X justru memiliki desain poni pipih melingkar.
Adapun desain notch yg berbeda ini sebetulnya telah bukan rahasia. Pasalnya, vendor yang berasal Negeri Tirai Bambu tersebut telah lebih lalu mengajukan salah sesuatu paten desain notch ke Kantor Kekayaan Intelektual Negara Bagian Tiongkok pada 2017 lalu.
Dari foto paten desain yg diajukan, terdapat lima desain yg ditawarkan, ada notch yg bentuknya setengah lingkaran, setengah persegi, setengah elips, segitiga terbalik, hingga desain notch persegi dengan tepian sedikit membulat.
Kalau memang betul Oppo bakal menerapkan notch anti-mainstream ini, mampu jadi layar Find X mulai makin luas. Screen to body ratio-nya bahkan dapat mencapai 98 persen. Terlebih, layar smartphone ini kabarnya mulai disematkan teknologi AMOLED yg kian memanjakan mata pengguna.
Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6.com [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

