Pendapatan Telkomsel Menurun Karena Registrasi Kartu Prabayar

oleh -396 Dilihat

Banyumas Raya

LOMBOK, – Perusahaan telekomunikasi Telkomsel mengaku mengalami penurunan pendapatan imbas registrasi kartu SIM prabayar. Meski demikian, Telkomsel mengklaim penurunan pendapatan ini bukan berarti perusahaan mengalami kerugian.

“(Pendapatan) Memang melambat. Tidak dapat dibilang rugi. Tidak rugi tetapi pendapatan menurun,” ujar Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah  dalam acara media gathering di Lombok, Jumat (11/5/2018).

Dia tak menjabarkan berapa persisnya penurunan pendapatan yg dialami Telkomsel. Menurut Ririek, penurunan revenue terjadi karena Telkomsel harus mengeluarkan biaya bagi aktivitas dan promo yg mendorong pengguna bagi melakukan registrasi kartu.

Salah satunya contoh promo yg digelar adalah pemberian bonus kuota 10 GB untuk pelanggan kartu SIM prabayar Telkomsel yg melakukan registrasi.

Selain itu, Telkomsel mengaku kehilangan potensi pendapatan saat pemblokiran kartu akan diberlakukan sejak 1 Maret 2018. Aktivitas seperti mengisi ulang pulsa atau membeli paket dari kartu yg terblokir otomatis terhenti.

Meski demikian, Telkomsel percaya penurunan pendapatan ini hanyalah imbas jangka pendek. “Dalam dua bulan ke depan aku berharap ini mulai baik buat semua. Jadi ya, kami suffer dulu, ini juga terjadi di negara lain,” ujar Ririek.

50 juta pelanggan diblokir

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (ketiga dari kanan) berbicara dalam acara media gathering di Lombok, Jumat (11/5/2018). / REZA WAHYUDI Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (ketiga dari kanan) berbicara dalam acara media gathering di Lombok, Jumat (11/5/2018).

Program daftar ulang kartu ini yaitu bagian dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) nomor 21 tahun 2017 yg mewajibkan pengguna mendaftarkan nomornya memakai NIK dan KK atau terblokir total.

Hingga 1 Mei 2018, Telkomsel mengaku sebanyak 50 juta nomor punya pelanggannya sudah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Telkomsel selalu mendorong pemilik jutaan nomor tersebut bagi melakukan registrasi dengan mendatangi outlet atau Grapari terdekat.

Telkomsel belum mengumumkan jumlah nomor kartu SIM punya pelanggan mereka yg berhasil didaftarkan.

Operator seuluer itu menyampaikan telah mengantongi keterangan soal jumlah pelanggan prabayar yg telah melakukan registrasi, tapi iketerangan resminya mulai diumumkan Kemenkominfo dalam waktu dekat.

Data terakhir dari Kemenkominfo, per 30 April 2018, sedikitnya sebanyak 350 juta nomor kartu SIM prabayar sudah berhasil didaftarkan pengguna.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.