Kesiapan 5 Operator Seluler Jelang Mudik Dan Lebaran 2018

oleh -239 Dilihat

Banyumas Raya

JAKARTA, – Para operator telekomunikasi telah akan melakukan optimalisasi dan penambahan kapasitas jaringan mereka masing-masing, bagi siap menghadapi lonjakan akses di musim mudik Lebaran 2018.

Tekno, pada Minggu (27/5/2018) sudah mengonfirmasi kesiapan tersebut kepada empat operator telekomunikasi, yakni Telkomsel, XL Axiata, Smartfren, Indosat dan Hutchison Tri Indonesia.

Semua menyatakan sudah melakukan optimalisasi dan penambahan kapasitas. Pengguna pun dapat merasakannya akan Mei ini.

Telkomsel

Telkomsel menyatakan sudah menyiapkan jaringan telekomunikasinya buat menghadapi lonjakan trafik di periode mudik Lebaran 2018 hingga arus baliknya.

Persiapan yg sudah dilakuan berupa pemasangan base transceiver station (BTS) baru hingga penambahan kapasitas pada BTS terpasang. Sejumlah 16 ruas tol penting di Sumatera dan Jawa, juga 12 ruas tol baru di antaranya pun dipastikan telah diselimuti sinyal.

“Sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah melalui informasi resminya pada Tekno, Senin (28/5/2018).

Baca juga: Ramadhan dan Idul Fitri 2018, Telkomsel Siapkan Bandwidth 3,2 Gbps

Uji sinyal seluler./Reska K. Nistanto Uji sinyal seluler.

XL Axiata

Vice President Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menyampaikan persiapan jaringan dalam menghadapi Lebaran 2018 telah dikerjakan sejak lama, sehingga sekarang telah bersiap menampung lonjakan akses dari pengguna.

Optimalisasi dan penambahan kapasitas itu dikerjakan di sepanjang jalur mudik, baik pada base transceiver station (BTS) yg meng-cover ruas tol, maupun pada site yg mulai meng-cover pusat keramaian.

“Untuk keperluan mengamankan momen tahunan tersebut, kalian bahkan telah meningkatkan kapasitas baik di Jaringan Core, Transmisi, juga kapasitas Radio di jalur mudik. Jadi akan peningkatan kapasitas & penambahan BTS telah dikerjakan sejak awal 2018,” ujarnya ketika dihubungi Tekno melalui pesan instan.

“Penambahan kapasitas jaringan radio pada jalur dan area tujuan mudik dikerjakan dengan antara yang lain dengan menempatkan 49 MBTS, penambahan kapasitas pada sekitar 4.000 BTS eksisting dan penambahan sekitar 8.500 BTS baru khususnya di jalur mudik, tujuan mudik  dan tempat wisata  yg ramai dikunjungi ketika Lebaran,” imbuhnya.

XL Axiata memprediksi, trafik layanan data mulai kembali mendominasi kenaikan trafik sepanjang Ramadhan dan libur Lebaran.

Trafik akses di hari biasa pada 2018 ini sudah mencapai 6.055 TB. Untuk trafik data Ramadhan dan Lebaran 2018 nanti, diprediksi mulai meningkat sebesar 20-30 persen.

Smartfren

Smartfren juga menyatakan sudah melakukan persiapan serupa buat menjaga kelancaran akses jaringan telekomunikasi semasa mudik, lebaran hingga arus balik. Perusahaan juga memastikan Network Operation Center di Jakarta selalu melakukan pemantauan 24 jam akan H-14 sampai H+14 Lebaran 2018.

“Smartfren bersiap buat memastikan kelancaran komunikasi para pelanggan, dari awal bulan Ramadhan, saat mudik, hari raya idul fitri, hingga saat arus balik. Kami melakukan langkah optimasi, di semua area publik, jalur transportasi dan kota tujuan mudik,” Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo dalam kesempatan berbeda.

Adapun titik yg mulai diprediksi mulai mengalami peningkatan traffic jaringan di Jawa Barat & Banten adalah sekitar Pelabuhan Merak, Tol Jakarta – Cikampek, Ciawi – Puncak, Ciawi – Sukabumi, Bandung – Tasikmalaya.

Sedangkan di Jawa Tengah dan Timur antara yang lain di Exit Tol Pemalang – Pekalongan, Gerbang Tol Krapyak Semarang, Exit Tol Salatiga – Solo, Magelang – Jogyakarta, Gombong – Purworejo , Jogyakarta – Solo, Pandaan – Malang, Tol Suromadu, serta Pelabuhan Banyuwangi

Hutchison Tri Indonesia

Hutchison Tri Indonesia (Tri) berencana menyelesaikan optimasi jaringan dan penambahan kapasitas pada Mei ini. Adapun penambahan kapasitas jaringan dikerjakan menggunakan spektrum frekuensi 2.100 MHz yg dimenangkannya dalam lelang pemerintah dua waktu lalu.

“Setelah bisa tambahan kanal (di frekuensi 2.100 MHz), ini pertama kalinya pakai bagi kurangi beban traffic. Kita mulai implementasikan di 5.300 site, yg terdiri dari 2.500 3G dan 2.800 site LTE,” ujar VP Network Planning & Contract Management Tri, Gustiansyah Wilson ketika ditemui di Jakarta, Selasa (22/5/2018) malam.

Baca juga: Frekuensi 2,1 GHz Dipakai Tri buat Perkuat Sinyal di Jalur Mudik

Dia menjelaskan, total 5.300 site yg dimaksud terletak di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa. Tepatnya dari  Jakarta ke Surabaya; Jakarta ke Merak; Jakarta ke Bandung; dan Bandung ke Yogyakarta.

Optimalisasi terhadap site pemancar sinyal itu dikerjakan antara yang lain dengan cara re-tuning perangkat, serta peningkatan kapasitas. Tujuannya adalah sebagai antisipasi seandainya terjadi lonjakan akses.

Selain melakukan optimalisasi, menurut Gusti, Tri juga menyiapkan sejumlah base transceiver station (BTS) mobile. Total ada 35 unit BTS yg disiapkan dan mulai selesai di pasang di titik-titik tertentu pada akhir Mei ini.

Dia menyampaikan lonjakan akses selama Ramadhan 2018 ini diperkirakan sekitar 105 TB per hari. Sementara itu di hari-hari biasa, Tri biasa menangani akses sebesar 5.238 TB per hari.

Indosat

Untuk mengantisipasi lonjakan akses di masa mudik dan Lebaran 2018, Indosat menyampaikan sudah menyiapkan peningkatan kapasitas data, suara, dan SMS. Ada juga sejumlah BTS Mobile yg telah diaktifkan dan masih dalam proses pemasangan dengan target menyala pada ketika pemudik akan ramai.

Baca juga: Trafik Data Indosat Diprediksi Meningkat 87 Persen ketika Lebaran

Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman menyampaikan peningkatan kapasitas layanan data lebih dari beberapa kali lipat hari biasa. Selama ini akses data harian di Indosat mencapai 5.300 TB, dulu dinaikkan menjadi 11.394 TB per hari.

Sementara itu kapasitas layanan suara dari 33 juta Erlang per hari dan SMS 170 juta Attempt per hari, dinaikkan menjadi menjadi 37,49 juta Erlang per hari, dan SMS menjadi 1,01 miliar pesan per hari.

“Aktivitas peningkatan kapasitas ini sendiri telah dikerjakan sejak awal tahun 2018, dan bersifat permanen atau buat selamanya. Secara umum peningkatan kapasitas telah sangat mencukupi dari penggunaan harian maupun prediksi kenaikan trafik ketika musim mudik dan libur lebaran,” terang Deva ketika dihubungi Tekno.

“Mobile BTS sendiri diaktifkan di dua point of interest dan jalur mudik dimana diperkirakan mulai terjadi lonjakan trafik. Saat ini sebagian mobile BTS telah terinstalasi dan beberapa  masih berjalan (diproses) dan ditargetkan telah bersiap ketika mendekati masa mudik dan libur lebaran nanti,” imbuhnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.