Banyumas Raya
Sentul, Jawa Barat (ANTARA News) – PT Wahana Inti Selaras (Grup Indomobil) selaku importir Volvo Truck di Indonesia mengincar penjualan sebanyak 700 unit kendaraan niaga berat sepanjang tahun 2018.
“Volvo truck tahun ini rencananya mulai mengirimkan sampai 700 unit. Jadi sejauh ini, sampai setengah tahun ini masih on track,” kata Pimpinan PT Wahana Inti Selaras, Bambang Prijono, di Sentul, Jawa Barat, Selasa.
Ia mengatakan, angka penjualan sebanyak 700 unit telah sangat baik bagi Volvo, karena persaingan di pasar kendaraan berat cuma sekitar 2.000 unit setiap tahunnya.
“Pasarnya dalam setahun tak terlalu besar kendati nilai truknya tinggi,” kata dia.
Baca juga: Volvo luncurkan sedan S60 pada peresmian pabrik pertama di AS
Bambang Prijono menyampaikan mayoritas merek truk Eropa, termasuk Volvo, memanfaatkan pasar kendaraan berat di medan off-road antara yang lain pertambangan, perhutanan dan sebagian lainnya di bidang konstruksi.
“Tapi kalau di medan berat memang kekuatan truk Eropa, terutama Volvo, dari daya tahannya,” kata dia.
Ia juga menyampaikan bahwa 90 persen dari kendaraan Volvo yg dijual di Indonesia bergerak di sektor pertambangan, terutama sektor batubara.
Untuk itu, Volvo Indonesia menempatkan tenaga kerja mekanik dan sukucadang di area pertambangan bagi melayani kebutuhan perusahaan pertambangan yg memakai armada Volvo agar kendaraannya selalu bekerja tanpa kendala teknis dan sukucadang.
“Karena cuma dengan cara seperti itu kita mampu mendukung konsumen kami,” pungkas dia.
Baca juga: Target Tata Motors di Sumatera Selatan
Baca juga: Deretan mobil terlaris semester pertama 2018
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © 2018
Sumber: http://www.antaranews.com
BanyumasRaya.com

