Banyumas Raya

GENEVA, – Federation Internationale de l’Automobile ( FIA), badan yg mengatur olahraga balap dunia, merilis prototipe helm baru dan berstandar baru buat Formula 1, dan mulai digunakan pada 2019.
Menutur FIA, helm tersebut yaitu hasil penelitian selama sesuatu dekade, tujuannya bagi meningkatkan standar keselamatan. Prototipe tersebut dibuat dengan bantuan pabrikan Stilo, Bell Racing, Schuberth, dan Arai.
Punya kode FIA 8860-2018, standar ini wajib buat seluruh produsen helm, yg memasok tim Formula 1. Mengikuti implementasi F1, seri balap lainnya mulai mendapatkan helm baru juga.
“Helm-helm top-end ketika ini, yg paling aman di dunia, tapi standar baru ini mulai membawa mereka ke tingkat berikutnya,” ujar Direktur Keselamatan FIA Laurent Mekies mengutip Autoevolution, Jumat (8/6/2018).
Baca juga: Rossi Bawa Desain Helm Baru di Mugello, Lebih Patriotik
Prototipe Helm Formula 1 2019.Perubahannya dibanding dengan helm ketika ini adalah sisi visor bagian atas sedikit diturunkan lagi sampai 10 mm, demi meningkatkan perlindungan balistik. Kemudian ada penambahan area perlindungan pada sisi-sisinya.
Kemudian menariknya, helm dengan standar baru bisa menahan standar benturan pada 9,5 meter per detik (m/s) dan low lateral impact pada 8,5 m/s.
Pada pengujiannya, proyektil logam 225 gram ditembakkan pada kecepatan 250 kpj (155 mph) tak boleh menembus helm. Kemudian, helm juga tak boleh rusak saat dijatuhkan beban seberat 10 kg dari ketinggian 5,1 meter (16 kaki).
Dalam situasi kebakaran, perlindungan helm juga telah diperhitungka dalam peraturan baru, di mana helm harus tahan terhadap paparan api 790 derajat celcius (1.454 Fahrenheit) dan milik kemampuan memadamkannya.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

