Banyumas Raya

Detroit – Dinilai gagal menggaet konsumen muda di AS, Nissan pun menghapus crossover Juke dari daftar line-up kendaraan mereka alias tak menjadi model yg ditawarkan buat konsumen di Negeri Paman Sam tersebut buat 2019 mendatang.
Automotive News melansir, Nissan sudah menjual 10.157 unit Juke di AS pada tahun 2017, atau turun 48 persen dari tahun sebelumnya.
Meski demikian, Juke tetap menjadi salah sesuatu merek dagang yg paling laris di Eropa, dengan penjualan 95.000 unit di sana sepanjang 2017. Pekan lalu, Nissan mengumumkan bahwa pabrik perakitan di Sunderland, Inggris, mengumumkan produksi yg ke-1 juta unit.
Empat tahun lalu, kepala desain global Nissan ketika itu, Shiro Nakamura, menyampaikan visinya buat generasi Juke berikutnya adalah membuatnya lebih polarisasi.
Namun, pada akhirnya Juke tak menghasilkan volume penjualan yg cukup di AS, dan Nissan buat kawasan Amerika Utara memilih buat tak lagi mengimpornya pada tahun depan.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

