Banyumas Raya

Detroit – General Motors (GM) mengonfirmasi bahwa Chevrolet mulai memproduksi SUV Blazer terbaru di pabrik Meksiko.
Juru bicara GM Patrick Morrissey mengatakan, versi teranyar Chevrolet Blazer mulai dibangun di Meksiko dan diekspor ke AS. Menurut dia, GM telah membuat keputusan bagi memproduski kendaraan di Meksiko sejak ‘bertahun-tahun sebelumnya’.
“Keputusan ini dibuat dua tahun dahulu dan didasarkan pada kapasitas yg tersedia pada ketika itu,” kata Morrissey seperti dilansir AFP.
“Kami tetap berkomitmen bagi berinvestasi dan menumbuhkan lapangan kerja di AS,” imbuhnya.
Langkah ini dikerjakan karena baik AS, Kanada, maupun Meksiko masih bernegosiasi dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Presiden AS Donald Trump pun bertindak tegas dengan memanggil perusahaan yg memproduksi di luar negeri kemudian mengekspornya ke AS.
Morrissey menyampaikan GM berkomitmen bagi bekerja dengan pemerintah bagi NAFTA yg telah dimodernisasi.
Blazer yaitu sebagai SUV kelas menengah bagi menjajaki pasar yg melonjak dalam dua tahun terakhir.
GM memastikan Blazer mulai tersedia di pasar AS pada awal 2019.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

