Banyumas Raya

JAKARTA, – Peristiwa tumpahnya cairan minyak atau solar di aspal dapat ditemui pengguna sepeda motor di jalan raya. Baru-baru ini tumpahan cairan yg diduga solar di daerah Pejompongan Tanah Abang Jakarta Pusat, membuat dua pengendara motor terjatuh.
Penggiat keselamatan berkendara dan instruktur keselamatan DAM, Aldea Henry mengungkapkan potensi bahaya di jalan sebenarnya telah mampu diwaspadai oleh pengguna sepeda motor. Termasuk seandainya ada cairan yg berpotensi mencelakai di tengah jalan.
“Sebenarnya bahaya itu mampu dari mana saja, tinggal kami berlaku waspada atau tidak. Misal soal solar yg tumpah, pengendara bisa menilai apakah itu air atau bukan,” ucap Aldea ketika dihubungi dua waktu lalu.
Menurut Aldea, seandainya cairan tersebut cuma air pasti mulai hilang menguap terutama ketika di siang hari. Berbeda dengan solar atau cairan yang lain yg tak gampang hilang.
Baca juga: Simak, Ini 5 Kesalahan Pengendara Mobil Matik yg Kerap Dilakukan
“Pengendara bisa menghindari cairan tersebut. Kelihatan berbeda antara air dan minyak. Itu sebabnya perlu konsentrasi menilai keadaan ketika berkendara,” ucap Aldea.
Selain itu, pengendara juga perlu menanamkan prinsip kehati-hatian. Terutama bila rute yg kerap dilewatinya bersamaan dengan kendaraan besar berbahan bakar solar atau pengangkut solar.
“Tentu jalanan seperti luar daerah, antar kota lebih berisiko. Maka harus waspada, berhati-hati dan bersiap seandainya harus menghindari potensi bahaya tersebut,” ucap Aldea.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

