Banyumas Raya

Jakarta – Data WHO menyebutkan bahwa influenza menyebabkan 500.000 kematian setiap tahunnya dan 70 persen dari masalah kematian tersebut dialami oleh lansia.
Perlu diketahui bahwa influenza yaitu penyakit saluran napas akut yg gampang menular dan virusnya sudah menyebar hingga ke segala penjuru dunia.
Mudahnya penularan virus influenza yg bisa terjadi melalui udara dan percikan ludah akibat kontak segera dari seseorang yg telah lebih dahulu terinfeksi membuat penyebaran virus ini menjadi tak terbendung.
Pencegahan influenza bisa dikerjakan melalui vaksinasi yg harus dikerjakan setiap tahun.
Namun, rendahnya kesadaran masyarakat mengenai upaya pencegahan menyebabkan influenza masih menjadi persoalan kesehatan utama.
“Setiap orang dan termasuk orang yg sehat sekali pun, berisiko terinfeksi influenza,” Joselito Sta. Ana, MD., President Director Sanofi Indonesia dan General Manager Sanofi Pasteur Indonesia, Jakarta, Kamis, (18/07/2019).
Untuk memberikan pemahaman yg tepat mengenai influenza, risiko komplikasi yg dapat terjadi dan upaya pencegahannya, edukasi dengan mengenai pentingnya vaksin influenza yg sesuai bagi melindungi lansia, tenaga kesehatan dan kelompok risiko tinggi.
“Vaksinasi yaitu suatu investasi kesehatan di masa depan. Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat mampu langsung mengambil upaya pencegahan dini melalui vaksinasi influenza sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan mereka secara optimal,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

