Banyumas Raya

JAKARTA, – Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyampaikan bahwa, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah diajak berdiskusi oleh Korlantas Polri terkait rencana ganti warna pelat nomor kendaraan.
Menurut Budi, perbincangan itu sebatas memberitahukan rencana tersebut, akan waktu pelaksanaan hingga pilihan warna dasar pada nomor polisi mobi dan sepeda motor.
“Kalau kalian setuju saja, karena kalau seperti itu keputusannya memang dari Korlantas bukan dari kami. Tetapi, itu bagus sekali seandainya memang mau diganti warna dasarnya,” ujar Budi kepada , Rabu (25/7/2018).
Budi menjelaskan, warna pelat nomor yg sekarang ini memang menurut penjelasan pihak Korlantas Polri terlalu gelap, apalagi saat malam hari jadi kurang terlihat.
Baca juga: Warna Pelat Nomor Ganti Putih, Begini Penjelasan Polisi
“Ketika diberitahu mulai diganti putih, dan kita sangat setuju mengingat di luar negeri pun memang seperti itu. Agar gampang terlihat,” kata Budi.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa pernah menyampaikan bahwa penerapan mulai dikerjakan pada 2019. Tahap awal bagi kendaraan baru, kemudian menyusul buat mobil atau sepeda motor bekas.
“Jadi nanti bagi mobil atau motor bekas mulai diganti saat bayar pajak. Untuk mobil baru saat keluar dari diler telah segera yg pelat baru. Rencana kami seperti itu, dan harus kalian ubah lagi aturan dan yang lain sebagainya,” kata Royke kepada dua waktu lalu.
Baca juga: Kakorlantas Tegaskan Ganti Warna Pelat Nomor Berlaku 2019
Keputusan itu dilakukan, salah sesuatu alasannya karena warna yg ada sekarang ini (dasar hitam) dinilai sulit terbaca, karena ke depan sistem tilang dan yang lain sebagainya mulai memakai CCTV atau sesuai dengan penegakan electronic law enforcement.
Informasi terkini menurut penjelasan Brigjen Pol Halim Pagarra Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri telah sampai meminta masukan kepada para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan yg lainnya.
“Diskusi dan sosialisasi telah kami lakukan. Baru sebatas itu perkembangan terakhirnya,” kata Halim kepada dua hari lalu.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

