Banyumas Raya

JAKARTA, – Berhasil meraih podium kedua di GP Jerman yg diperoleh Valentino Rossi, ternyata bukan satu-satunya cerita menarik. Pebalap gaek tersebut ternyata menyimpan kisah yang lain yg dibagikan ketika wawancara pascabalapan.
Rossi menyebutkan, para staff Yamaha dari kantor pusat yg ada di Italia kabur atau menghindar, saat bertemu dengannya. Bukan tanpa alasan, Rossi menyebut itu karena dirinya selalu mengkritik, dan meminta mereka memperbaiki performa tunggangannya.
Memang, telah sejak awal tahun, Rossi mengidentifikasi wilayah elektronik di motor Yamaha tidak mengalami kemajuan. Bahkan tertinggal di belakang rivalnya Honda dan Ducati.
Tak berhenti, dengan sesuatu atau beberapa kali kritikan, Rossi selalu menerus meminta perbaikan di sisi tersebut, hampir di setiap seri.
Baca juga: Rossi Beberkan Rahasia Raih Podium Kedua di GP Jerman
Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi ketika menjalani sesi latihan bebas di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Jumat (13/7/2018).“Saya memberi banyak tekanan pada mereka di Yamaha, dan sekarang mereka tak mampu lagi berdiri, dan saat mereka melihat saya, mereka lari,” ujar Rossi dari Motorsport.com, Rabu (18/7/2018).
“Pasalnya setiap hari aku selalu mendesak mereka, karena kalian membutuhkan satu pada sisi akselerasi sepeda motor. Namun kenyataannya, usaha mereka tak banyak membantu. Namun kalian berharap, karena kejuaraan ini masih panjang, aku ingin coba berjuang buat menang sebelum akhir tahun ini,” tutur Rossi.
Hingga ketika ini, Rossi berada di urutan kedua klasemen sementara, dengan 46 poin tertinggal di belakang Marquez, meskipun belum memenangkan salah sesuatu seri di musim 2018.
Dirinya masih optimis, kalau gap poin dengan Marquez masih mampu ditutup, dengan tersisa 10 balapan lagi. Namun, itu juga seandainya Yamaha menemukan performa lebih banyak setelah liburan musim panas.
“Kami harus akan memenangkan balapan lagi. Marquez 46 poin di depan, tapi yg lebih utama adalah Marquez sangat kuat, jadi secara realistis itu sulit. Meskipun demikian kalian mulai coba semua cara seperti biasa. Tentu saja seandainya pihak Jepang memberi kalian bantuan, dan kita bisa menyelesaikan persoalan kecil kami,” tutur Rossi.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

