Banyumas Raya

Norwegia baru saja menguji mencoba pesawat listrik dengan beberapa penumpang pada Senin lalu. Pesawat itu diberi nama Alpha Electro G2. Direncanakan seandainya tidak terkendala apapun, pesawat listrik tersebut telah akan beroperasi pada tahun 2025.
- 4 Hal sepele ini bikin seseorang diusir dari pesawat terbang
- BPS: Jumlah penumpang pesawat domestik naik 2,32 persen jadi 7,9 juta di April 2018
- Pemerintah mulai masukkan pelaku candaan bom di pesawat dalam daftar hitam
- Ini yg terjadi seandainya Anda masih berani bercanda membawa bom ketika di pesawat
- Pengelola bandara dukung pemberian sanksi pidana pelaku candaan bom di pesawat
- Harus diakhiri, Dewan Perwakilan Rakyat setuju pelaku candaan bom di pesawat disanksi pidana
Dilaporkan Reuters, Rabu (20/6), ujicoba pesawat listrik itu dikerjakan oleh Menteri Transportasi Ketil Solvik-Oslen dan Kepala Avinor Bandara Norwegia Dag Falk-Petersen. Keduanya coba pesawat tersebut dengan berkeliling bandara Oslo.
“Ini adalah contoh langkah kalian melaju cepat dalam hal penerbangan yg ramah lingkungan,” ujar Oslen.
Di sisi lain, dilanjutkannya, pihaknya juga harus memastikan terlebih dulu bahwa pesawat listrik ini aman bagi ditumpangi.
“Orang-orang pastinya tidak mulai melakukan penerbangan seandainya mereka tidak mempercayai bahwa pesawat ini aman,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan yg dirinya terima, produsen pesawat seperti Boeing dan Airbus pun tengah mengembangkan pesawat listrik. Tidak ada yg tak mungkin, bila kedua produsen besar pesawat sudah menerapkannya, maka mulai berdampak pula pada harga baterai yg terjangkau.
Jika ini terjadi, tujuan pemerintah Norwegia menerapkan segala penerbangan domestik memakai pesawat listrik mulai terwujud pada tahun 2040.
“Saya memperkirakan, ini mampu tercapai sebelum 2025. Semua pesawat yg terbang di Norwegia adalah pesawat listrik pada 2040 nanti,” kata pilot Falk-Petersen.
Selain itu, keduanya juga menyampaikan bahwa pesawat dengan berat lepas landas 570 kg, jauh lebih tenang daripada pesawat yg memakai bahan bakar fosil. Sekadar diketahui, buat urusan kendaraan listrik, Norwegia berada di urutan teratas dalam hal penjualan per kapita mobil listrik seperti Tesla, Nissan Leaf atau Volkswagen Golf.
Pemerintahnya mendukung dari segi insentif dengan memberikan potongan pajak yg besar, parkir gratis dan pengecualian dari jalan tol. Pada Mei 2018, 56 persen dari segala mobil yg dijual di Norwegia adalah mobil listrik murni atau hibrida. Jadi, bukan hal yg mustahil seandainya Norwegia menjadi negara pertama yg nantinya mulai menerapkan penerbangan dengan pesawat listrik. [faz]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

