Banyumas Raya

Net1 Indonesia, penyedia layanan mobile data broadband 4G Long-Term Evolution (LTE), mengklaim memberikan akses internet yg memadai bagi masyarakat yg sedang mudik libur lebaran di 10 destinasi wisata di tanah air, terutama di wilayah pelosok.
- Bisnis aksesoris ponsel dunia bernilai Rp 3.618 triliun dalam 5 tahun
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat minta Kominfo dan operator blokir penipuan telepon internasional
- 4 Efek buruk smartphone buat kesehatan fisik dan mentalmu
- Pemerintah tidak beri perpanjangan waktu buat pendaftaran kartu seluler prabayar
- Hari Raya Nyepi, jaringan internet telepon seluler di Bali bakal diputus
- Ganggu proses belajar, sekolah menengah di Bangladesh bakar ponsel murid
Kesepuluh destinasi wisata yg terjangkau jaringan Net1 Indonesia tersebut antara yang lain Pulau Samosir, Danau Laut Tawar Takengon, Tiu Kelep Waterfall Lombok, Pantai Tanjung Kelayang Belitung, Situ Cileunca Pangalengan, Tanjung Bira Bulukumba, Bukittinggi Sumatera Barat, Gili Trawangan Lombok, Pulau Karimun Jawa, dan Mandalika Nusa Tenggara Barat.
Pada daftar 10 tujuan wisata pilihan Net1 Indonesia tersebut, dua destinasi juga sudah termasuk dalam Program 10 Bali Baru yg akan diberlakukan pada tahun ini oleh Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata.
“Eksistensi jaringan Net1 Indonesia di 10 destinasi wisata tersebut dengan penyediaan akses internet berbasis 4G LTE yg memadai mampu mempermudah traveler atau pelancong buat tetap berkomunikasi dengan sanak saudara atau keluarga serta tetap eksis di media sosial. Dengan adanya koneksi 4G LTE di lokasi-lokasi wisata juga menjadi salah sesuatu komitmen kita buat selalu mendukung program-program pemerintah, dalam hal ini buat menggenjot industri pariwisata di tanah air melalui Wonderful Indonesia,” tutur Larry Ridwan, Chief Executive Officer(CEO) Net1 Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (9/6).
Menurut Larry, ketersediaan internet juga mulai mendorong perkembangan pariwisata di Indonesia lebih maju dan dikenal luas oleh publik. Dengan adanya koneksi data internet yg memadai dan memiliki jangkauan cukup jauh, Larry berharap para pemudik atau pelancong bisa mempopulerkan destinasi-destinasi wisata baru yg selama ini jarang terekspos.
“Pelancong, terutama generasi millennials, terus tidak mampu lepas dari smartphone dan koneksi data 4G ketika mudik ataupun berlibur, mereka biasanya membagikan foto-foto makanan atau lokasi wisata yg menarik melalui media sosial. Tren ini secara tak segera menuntut Net1 bagi mampu memperluas jangkauannya di destinasi-destinasi wisata di tanah air,” tambahnya.
Dari sisi teknologinya, frekuensi yg digunakan Net1 berbeda dengan operator seluler lainnya. Anak usaha dari Sampoerna Grup itu, memiliki frekuensi rendah 450 MHz. Kelebihan dari frekuensi ini adalah cakupan lebih jauh dibandingkan frekuensi yg tinggi atau digunakan operator lainnya.
Hal itu juga disebut-sebut memberikan keuntungan pula dalam berinvestasi saat membangun Base Transceiver Station (BTS). Satu BTS Net1 Indonesia memiliki jangkauan maksimal hingga 100 kilometer. Keuntungan yang lain dari teknologi 4G LTE 450 MHz adalah potensinya bagi mendukung peluncuran layanan komunikasi machine-to-machine (M2M) di lingkungan pedesaan, seperti pengawasan video, telemetri, dan pelacakan. [faz]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

