Banyumas Raya

Pernahkan Anda mendapat pesan dari group atau kolega yg mentautkan link mengatasnamakan promosi McDonalds? Dalam pesan tersebut, tertulis bahwa orang yg menerima link itu mendapatkan kupon gratis sebanyak Rp 255.000.
- 12 Maret, McD bagikan 1.000 chicken muffin gratis ketika sarapan di 167 gerai
- BRI dan McDonalds Indonesia kerja sama dan luncurkan e-voucher
- Arab Saudi ambil alih 390 gerai McDonald’s di Singapura & Malaysia
Bahkan yg terbaru adalah, mengenai keterangan bahwa seandainya orang mengklik link tersebut, maka dapat dipastikan data-data pribadi yg ada di smartphone-nya dapat digandakan orang yg tidak bertanggung jawab dengan tujuan jahat. Benarkah begitu?
Menurut Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, semuanya itu adalah scam. Scam adalah teknik mendapatkan keuntungan secara illegal. Artinya, semua keterangan yg menyebutkan promosi pada brand tersebut adalah bohong.
Ini adalah postingan bohong yg bertujuan memberikan keuntungan finansial buat pembuatnya, jelasnya ketika dihubungi Merdeka.com, Kamis (24/5).
Dilanjutkannya, postingan McDonalds memberikan voucher adalah pancingan buat mengelabui korbannya melakukan klik terhadap tautan dengan tujuan korbannya melihat atau klik iklan yg kemudian mulai muncul di tautan yg diberikan.
Selain itu, setelah survei bohong-bohongan selesai, korban kemudian diiming-imingi bahwa dia mendapatkan voucher McDonalds tapi syaratnya ia harus membagikan keterangan tersebut ke 30 kontak WhatsApp-nya. Itu segala memberikan keuntungan finansial buat pembuat scam dari pay per click iklannya, ungkapnya.
Ini jangan lihat hanya klik-klik saja. Jumlahnya masif lho. Bisa jutaan yg terima scam ini. Kalau 10 persen saja yg klik, artinya ratusan ribu klik. Kalau 1 klik Rp5.000, maka tinggal kalikan saja, tambah dia.
Lalu bagaimana dengan isu pencurian data seandainya mengklik tautan tersebut? Alfons mengungkapkan bahwa hal yg turut diinformasikan dalam broadcast itu terkait dengan pencurian data, ia tegaskan tidak benar. Hal itu pasalnya telah dirinya uji.
Sejauh yg kalian test tidak, terangnya. [ara]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

