Kebumen

Gumuk Pasir Kebumen Terancam Hilang, Tambak Udang Jadi Sorotan

Share
Share

KEBUMEN – Kawasan gumuk pasir di pesisir selatan Kabupaten Kebumen kini menghadapi ancaman serius akibat ekspansi proyek tambak udang yang terus berkembang di wilayah pesisir.

Fenomena alam langka yang terbentuk selama ratusan hingga ribuan tahun itu disebut berpotensi hilang apabila alih fungsi lahan terus berlangsung tanpa pengendalian yang ketat.

Gumuk pasir sendiri merupakan bentang alam unik hasil proses alam jangka panjang akibat interaksi angin, ombak, dan material pasir pantai. Keberadaannya tidak hanya penting secara ekologis, tetapi juga memiliki nilai ilmiah, pendidikan, hingga potensi wisata geologi.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, kawasan pesisir Kebumen mulai mengalami tekanan akibat pembangunan tambak udang intensif yang membutuhkan area luas di dekat pantai.

Ekosistem Langka yang Tidak Mudah Dipulihkan

Para peneliti menilai kerusakan gumuk pasir bukan sekadar persoalan perubahan bentang alam biasa.

Jika struktur gumuk pasir rusak atau hilang, proses pembentukannya sangat sulit dipulihkan karena membutuhkan kondisi alam tertentu dan waktu yang sangat panjang.

Selain menjadi benteng alami kawasan pesisir dari angin dan abrasi, gumuk pasir juga memiliki fungsi ekologis penting sebagai habitat flora dan fauna tertentu yang hidup di ekosistem pantai.

Kehilangan gumuk pasir dikhawatirkan akan berdampak pada keseimbangan lingkungan pesisir selatan Kebumen dalam jangka panjang.

Tambak Udang Dinilai Mengubah Lanskap Pesisir

Perkembangan industri tambak udang di sejumlah wilayah pesisir memang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan investor.

Namun di sisi lain, perubahan fungsi kawasan pesisir dinilai mulai menggerus ruang alami yang sebelumnya masih terjaga.

Aktivitas pembangunan tambak, pembukaan lahan, hingga perubahan kontur tanah disebut berpotensi merusak struktur gumuk pasir secara permanen.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran dari akademisi dan pegiat lingkungan terkait masa depan kawasan pesisir Kebumen.

Potensi Geowisata dan Edukasi

Sejumlah kalangan menilai gumuk pasir Kebumen sebenarnya memiliki potensi besar sebagai kawasan geowisata dan laboratorium alam terbuka.

Fenomena alam seperti ini tidak banyak ditemukan di Indonesia dan memiliki nilai edukasi tinggi untuk penelitian geologi, perubahan iklim, hingga ekosistem pesisir.

Jika dikelola secara berkelanjutan, kawasan tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang melalui sektor wisata dan pendidikan tanpa harus merusak lingkungan.

Perlu Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi

Munculnya polemik antara kebutuhan investasi dan perlindungan lingkungan kini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

Di satu sisi, tambak udang dianggap mampu menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Namun di sisi lain, kerusakan kawasan pesisir berpotensi meninggalkan dampak ekologis yang sulit diperbaiki di masa depan.

Karena itu, sejumlah pihak mendorong adanya penataan ruang pesisir yang lebih ketat agar pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan bentang alam langka yang menjadi identitas kawasan selatan Kebumen.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

Related Articles
Kebumen

Akhir Mei, BUBK Kebumen Siap Panen Raya 75 Ton Udang Vaname Kualitas Ekspor

KEBUMEN — Sektor perikanan di Kebumen menunjukkan geliat positif. Balai Usaha Budidaya...

Kebumen

Kabupaten Kebumen Raih National Governance Awards 2026

KEBUMEN — Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Daerah...

Kebumen

Jembatan Weton Kulon Kebumen Akan Dibangun Rp15,2 Miliar, Rusak Akibat Banjir 2022

Kebumen — Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan pembangunan Jembatan Weton Kulon segera direalisasikan...

Kebumen

Jembatan Karanganyar Kebumen Ditutup Total Sebulan, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Kebumen — Akses utama Jalan Nasional III yang menghubungkan Kebumen–Gombong resmi ditutup...