Vivo Nex Resmi Dirilis, Layar Bersih Tanpa Bingkai Dan “Notch”

oleh -1435 Dilihat

Banyumas Raya

– Setelah launching Vivo Apex yg purwarupanya mencuri perhatian pengunjung Mobile World Congress Februari 2018 lalu, Vivo kembali meresmikan flagship serupa bernama Vivo Nex.

Seperti Vivo Apex, Vivo Nex juga memiliki desain yg hampir bersih dari bingkai (bezel) dan notch sekalipun. Rasio bodi ke layarnya mencapai 91,24 persen.

Layar super AMOLED yg disebut “Ultra FullView Display”, memiliki bentang 6,59 inci dengan dukungan Full HD Plus (2316 x 1080 piksel) dan rasio aspek yg unik yakni 19,3:9.

Vivo Nex masih meninggalkan sedikit “dagu” tipis di bagian bawah display. Meski tanpa bingkai atau notch yg biasa dijadikan alasan bagi rumah berbagai sensor depan, Vivo milik alternatifnya.

Mengusung teknologi yg mereka sebut “Screen SoundCasting”, Vivo Nex mengganti earpiece dengan vibrating screen yg diklaim memiliki kualitas bass dan treble yg lebih baik.

Seperti Vivo Apex, kamera depan didesain muncul secara pop-up dari sisi atas perangkat.

Kamera depan Vivo Nex yg muncul secara pop-upThe Verge Kamera depan Vivo Nex yg muncul secara pop-up

Kamera depan memiliki resolusi 8 megapiksel dengan bukaan (aperture) f/2.0. Karena tipisnya bezel, sensor pemindai sidik jari dibenamkan di bawah display.

Namun, implementasinya lebih mirip Vivo X21, alih-alih Vivo Apex yg sensornya lebih luas. Artinya, Vivo Nex cuma mulai bekerja di area ibu jari di permukaan displaynya.

Di bagian belakang disematkan dual lensa yg tersusun vertikal di pinggir. Kamera utamanya beresolusi 12 megapiksel dengan bukaan f/1.8 dan kamera sekunder beresolusi 5 megapiksel dengan bukaan f/2.4.

Lensa belakang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) buat pengenalan obyek, mendukung fitur HDR, filter dan komposisi foto.

Bagian bawah perangkat masih terdapat headphone jack, berdekatan dengan port pengisi daya. SoC Snapdragon 845 menjadi andalan Vivo Nex yg dipadankan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.

Baterainya berkapasitas 4.000 mAh yg disebut mendukung pengisian daya cepat berkat charger 22.5 W.

Dilansir Tekno dari The Verge, Rabu (13/6/2018), Vivo juga menyediakan Vivo Nex versi murah yg dipersenjatai Snapdragon 710 dan RAM 6 GB serta ROM 128 GB. Vivo Nex mulai dijalankan dengan sistem operasi Android 8.1 Oreo dan antarmuka Funtouch OS 4.0.

Baca juga: Vivo Apex Resmi Berlayar Bersih dan Kamera Depan Tersembunyi

Perangkat ini juga dilengkapi dua fitur berteknologi AI. Seperti Jovi voice assistant yg dapat diaktifkan memakai tombol, layaknya asisten virtual Bixby pada Samsung. Jovi juga dapat mengidentifikasi gambar, membuka aplikasi dan dua perintah suara lainnya.

Vivo Nex mulai akan dipasarkan di China akan 13 Juni seharga 4.998 yuan (sekitar Rp 10,9 juta) bagi varian 8 GB/256 GB dan 4.498 yuan (sekitar Rp 9,8 juta) buat varian 8 GB/128 GB.

Sejauh ini, Vivo belum mengungkapkan apakah mulai memasarkan Vivo Nex di luar pasar China atau tidak.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.