Banyumas Raya

Pemerintah ketika ini tengah melakukan percepatan koneksi internet di daerah 3 T (terpencil, terdepan, dan terluar). Misi itu mulai tercapai bila semua ekosistem internet bergerak mengambil peranan masing-masing.
- Dirjen APTIKA sebut perlu terobosan percepat e-government
- Net1 Indonesia mulai bangun jaringan 4G LTE lewat kompetisi digital
- Awas, ada aplikasi yg tidak terenkripsi milik risiko data bocor
Jika menilik data yg ada ketika ini, jaringan semua 4G LTE baru mencakup 55 persen. Sementara, di tahun 2019 pemerintah berharap bisa mengoneksikan 83.000 desa/kelurahan yg berbasis 3G.
Target yang lain di tahun depan, total 514 Kabupaten/Kota terjangkau oleh jaringan 4G LTE. Artinya, dari jumlah tersebut, ketika ini baru 64 persen-nya saja yg sudah terpenuhi dengan akses 4G LTE.
Net1, operator seluler yg bergerak pada pita 450 MHz ini juga ingin berkontribusi. Apalagi sumber daya yg dimiliki Net1 cocok bagi daerah-daerah rural seperti visi dan misi yg diharapkan pemerintah.
Menurut Larry Ridwan, CEO Net1 Indonesia keunggulan jaringan 4G LTE yg berjalan di frekuensi 450 Mhz sangat cocok bagi karakter daerah rural, yg memiliki wilayah luas dengan kepadatan rendah.
Karakter frekuensi rendah ini memang tak buat mengejar kecepatan akses, melainkan buat mengejar jangkauan sinyal yg jauh, ungkapnya ketika diskusi LTE Conference di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (24/5).
Hanya saja, dikatakan Larry, tantangan terbesar dalam menggelar jaringan internet di daerah pedesaan (rural) adalah keadaan medan yg sangat variatif, akan dari pegunungan hingga daerah pantai, serta populasi penduduk yg tersebar. Kondisi seperti ini memerlukan investasi besar agar operator mampu menggelar jaringan internet yg mampu menjangkau populasi yg tersebar tersebut.
Jangkauan frekuensi 450MHz dari layanan data broadband berbasis 4G LTE Net1 mampu sejauh 50-60 Km base transceiver station (BTS), bahkan dapat sampai 100 Km sehingga cocok diaplikasikan di negera kepulauan seperti Indonesia yg memiliki 16.056 pulau. Dari sisi investasi infrastruktur bagi membangun site tentu jauh lebih hemat, ungkap Larry.
Sejauh ini, Net1 telah menggelar layanan 4G LTE di 19 provinsi yg tersebar di Indonesia. Sebanyak 306 Kabupaten/Kota sudah mampu mengakses jaringan 4G LTE dari Net1, dengan jumlah desa mencakup 25.279 buah. Secara keseluruhan, jumlah populasi penduduk yg mampu terlayani oleh Net1 Indonesia hingga ketika ini mencapai 126.299.415 jiwa. [ara]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

