Banyumas Raya

– Insiden peralatan yg terjangkit virus di pabrik chipset Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) akhir minggu lalu, diprediksi bakal berimbas pada pasokan iPhone baru 2018.
Analis KGI sekuritas menyampaikan bahwa pengapalan chip ke iPhone mulai tertunda. Sehingga peluncuran lini iPhone 2018 mulai terbatas jumlahnya. Dampaknya terhadap peluncuran iPhone kemungkinan mulai sedikit teratasi karena stok chip di periode awal masih tersedia.
“Rantai pasokan hulu (TSMC) biasanya telah bersiap seandainya peristiwa semacam ini terjadi dan memproduksi chipset lebih besar di awal,” jelas salah sesuatu analis KGI sekuritas.
TSMC, pabrikan chipset terkemuka di dunia pemasok iPhone, mengakui seandainya akhir perkan dahulu sejumlah sistem komputer dan peralatan pabrikan sudah disusupi virus. Virus-virus tersebut segera menyerang sejumlah peralatan utama di dua pabrik.
Baca juga: Pabrik Chip iPhone Tumbang Diserang Virus
Mereka memastikan seandainya persoalan tersebut akan bisa diatasi. Akibat kejadian tersebut, pengiriman chip iPhone harus tertunda hingga akhir kuartal ketiga.
Menurut analis dari Sanford C. Bernstein, Mark Li, meskipun terdampak, namun pemulihan sistem yg cepat mulai menekan imbas serangan virus ini buat iPhone. Sebab, Apple rencananya baru mulai merilis iPhone 2018 pada kuartal keempat.
Meski mengalami penundaan, TSMC masih kukuh mempertahankan pertumbuhan pendapatan mencapai lebih dari 10 persen pada 2018. Mereka percaya seandainya penundaan di kuartal ketiga mulai pulih pada kuartal keempat.
TSMC tak menyebutkan berapa kerugian yg diderita setelah kejadian peretasan tersebut. Sementara Apple sendiri masih belum buka suara soal kejadian ini.
Dilansir Tekno dari Gadgets Now, Selasa (7/8/2018), TSMC memotong pendapatan tahunan dan estimasi belanja modal bulan dulu akibat lesunya permintaan dari vendor smartphone.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

