Banyumas Raya

– Pertengahan tahun lalu, Red menunjukkan desain smartphone besutannya yg bernama Hydrogen One. Ketika itu sang perangkat yg bersangkutan masih berupa dummy saja, bukan ponsel sungguhan yg sudah benar-benar operasional.
Namun agaknya calon peminat Red Hydrogen One cuma perlu besabar sedikit lebih lama. Smartphone tersebut belakangan telah mendapat sertifikasi dari Wi-Fi Alliiance buat standar kompatibilitas dengan perangkat lain,
Red Hydrogen One muncul di sertifikat Wi-Fi Alliance dengan nomor model “H1A1000” dengan Red Technologies selaku sang empunya perangkat dan pemegang sertifikat.
Dalam sertfikat bertanggal 22 Juni 2018 itu disebutkan pula bahwa Red Hydrogen One mulai menjalankan sistem operasi Android 8.1 Oreo, sebagaimana dirangkum Tekno dari Gizchina, Rabu (27/6/2018).
Sertifikat Wi-Fi Alliance buat smartphone Red Hydrogen One.Kemunculan sertifikat Wi-Fi Alliance menimbulkan dugaan bahwa Red Hydrogen One bakal langsung meluncur di pasaran. Rumor yg beredar menyebutkan bahwa ia mulai resmi hadir pada Agustus mendatang, tetapi tanggal pastinya belum diketahui.
Hydrogen One bakal menjadi smartphone pertama dari Red yg sebelumnya telah beken sebagai pabrikan kamera sinema lewat seri produk seperti Dragon, Epic, dan Monstro 8K.
Layaknya lini kamera Red yg dibanderol tinggi, ponsel Hydrogen One besutannya pun mulai memiliki harga mahal. Versi berbodi aluminium bakal dijual seharga 1.195 dollar AS (Rp 17 juta), sementara varian dengan bodi titanium dihargai 1.595 dollar AS (Rp 22,6 juta).
Fitur unggulan Red Hydrogen One kabarnya antara yang lain berupa layar “ hologram” berukuran 5,7 inci, dukungan teknologi Augmented Reality, Virtual Reality, dan Mixed Reality, dan empat buah kamera yg bisa menangkap gambar dalam format 4-View.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

