Banyumas Raya

San Diego – Qualcomm resmi menghadirkan chipset Snapdragon 710 secara komersil, setelah lini baru seri 700 itu diumumkan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2018, akhir Februari lalu.
Snapdragon 710 dibuat dengan teknologi proses 10nm dan dirancang dengan arsitektur efisien tinggi. Hal ini bagi mengakomodir penggunaan kecerdasan buatan dengan AI Engine multi-core dan kemampuan memproses jaringan neural.
“Dengan menggabungkan kemampuan penting AI dan peningkatan performa, Snapdragon 710 didesain bagi mengubah produk konsumen menjadi asisten pribadi yg paling mutakhir, sehingga bisa meningkatkan kualitas pengalaman konsumen sehari-hari,” kata Kedar Kondap, Vice President of Product Management at Qualcomm Technologies Inc, dalam siaran persnya.
“Salah satunya, fitur kamera high-end yg mulai mendapatkan manfaat dari kapabilitas pemprosesan on-device AI berkecepatan tinggi, tentunya tanpa mengorbankan daya tahan baterai,” imbuhnya.
Snapdragon 710 diklaim memiliki kinerja AI lebih baik dibanding Snapdragon 660. Bahkan, chipset anyar Qualcomm ini diklaim dapat menghemat konsumsi daya hingga 40 persen.
Di bagian lain, Spectra 250 baru yg disematkan dalam platform ini mendukung peningkatan dalam mengabadikan foto dan video berkualitas profesional. Sedangkan bagi urusan konektivitas, Snapdragon 710 mengusung modem Snapdragon X15 LTE baru.
Snapdragon 710 diperkirakan akan digunakan pada perangkat konsumen akan dari kuartal kedua 2018.
Menurut laporan CNET, perangkat yg memakai chipset Snapdragon 710 dapat menyasar tempat di antara kelas premium dan bawah dengan harga sekitar US$300 hingga US$900.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

