Banyumas Raya
Harus diakui kalau project ‘Reboost’ yg diumumkan Melody dan management cukup memberikan kejutan bagi para member JKT48 dan tentu saja fans. Seperti team J misalnya, di mana ketika ini Priscila Sari Dewi yg dipercaya sebagai kapten pun selalu memberikan semangat buat rekan-rekannya demi meningkatkan rasa yakin diri dan skill humornya.
- Dipercaya sebagai center Tim J, Yupi JKT48: jujur saya takut banget
- Melody ungkap tujuan penting dari JKT48 Circus
- Baru menjabat sebagai GM, Melody segera umumkan JKT48 bubar!
“Aku jadi kapten kurang lebih udah sebulan lebih, sekarang teman-teman yg tadinya pendiam dan pemalu, sekarang Sudah lumayan pede kalau MC, contohnya Aya (Nurhayati) kan dia karakter anaknya suka dangdut kan, nah sekarang Aku minta dia supaya nyablak aja, jadi sekarang lumayan bersuara. Terus ada lagi Angel sama Michelle, saya minta supaya lebih keluar karakter gaul kekiniannya, niru Mbak Eli Sugigi,” terang sosok kapten yg akrab disapa Sisil itu, ketika ditemui di acara buka bersama team J di daerah Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan (1/6).

Sisil kemudian mengungkapkan kalau dirinya lebih banyak meyakinkan teman-temannya buat lebih berani saat tampil dan memperlihatkan karakter dari masing-masing orang. Yap, sebab Sisil melihat kalau rasa malu-malu cuma mulai menghambat langkah mereka buat berkembang.
“Lebih doktrin aja sih kak, (aku bilangin) kami kan udah lama di JKT48, kalau malu-malu kalian nggak maju – maju, lama-lama teman-teman pikirannya terbuka sendiri. (Kalau sistem Akademi sendiri) Bukan bikin Susah sih kak, tetapi itu justru memunculkan jiwa persaingan, jadi bagaimana caranya kami jangan sampai turun,” lanjutnya.

Selain mencapai misi bagi memiliki skill humor, tentunya kehadiran Cindy Yuvia (Yupi) sebagai center di team J jadi hal yg baru buat para member maupun fans. Sebagai kapten, Sisil juga mengungkapkan kalau ia percaya kehadiran Yupi di team J mulai membawa pengaruh positif dalam performance mereka ketika tampil.
“akan jadi pengaruh baik yah, soalnya Yupi sendiri bakal membawa warna dia sendiri (yang berbeda dengan culture team J), team J sendiri skill dance-nya bagus tetapi tidak terlalu rapih. Nah, dengan adanya Yupi, harapannya kalian dapat ngimbangin dia yg (dance-nya) rapih dan enerjik, nah dari situ teman-teman team J yg yang lain pasti mikir dan nggak mau kalah, masak cuma center-nya doang yg powerful dan rapih, yg belakang juga harus ikutan dong,” pungkasnya.
(kpl/ntn)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

