Banyumas Raya

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara turut menanggapi masalah miscall misterius yg dialami oleh Tim IT KPU, Herry Sufehmi. Terkait hal itu, kata menteri yg akrab disapa Chief RA ini, Kemkominfo mulai menolong masalah ini.
- Golkar klaim menang 58,82 persen di Pilkada serentak 2018
- Calon kalah di Pilkada diminta menerima, jangan sampai rusak demokrasi
- Belum laporkan perkara timses ditodong ke polisi, ini alasan Sudirman Said
Kendati begitu, pihaknya harus mendalami masalah tersebut. Sebab, pangkal permasalahan kejadian itu masih belum jelas. Sehingga, belum mampu dipastikan apakah hal itu terkait persoalan keamanan atau cuma masalah telekomunikasi semata.
“Isunya ini masih belum jelas. Apakah persoalan cyber security, atau persoalan telekomunikasi alias indikasi masking call?” ujar Rudiantara dilaporkan Liputan6.com, Jumat (29/6).
Di samping itu, secara pararel Menkominfo mulai meminta Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) dan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) bagi langsung menolong KPU. Perihal itu, katanya, perlu proses forensik.
“Saya telah minta Dirjen Aptika dan PPI buat bantu teman-teman KPU, mungkin perlu proses forensik atas kejadian tersebut,” jelasnya.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Jeko I. R [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

